Intip Kelebihan dan Kekurangan Desain Dapur Terbuka

Hunian modern saat ini telah banyak diminati oleh sebagian besar orang. Banyak yang telah sadar bahwa hunian bukan hanya berstatus sebagai tempat tinggal, namun juga menunjukkan status sosial. Dengan mengusung tema modern, penghuni rumah akan merasa lebih nyaman, gagah dan bisa lebih percaya diri. Desain hunian modern biasanya juga dilengkapi dengan konsep dapur terbuka. Umumnya menyatu dengan ruangan lain dan tanpa sekat, sehingga dapat melihat ruangan secara lebih luas.  

Photo by Sidekix Media on Unsplash

Ketika Anda memutuskan untuk membuat konsep dapur terbuka, perlu dipertimbangkan terlebih dahulu kelebihan dan kekurangannya. Jangan sampai hal tersebut justru mengganggu fungsi dari ruangan itu sendiri. Bila dengan tanpa sekat justru membuat anggota keluarga tidak nyaman, maka lebih baik menggunakan sekat. Berikut ulasan mengenai kelebihan dan kekurangan menggunakan dapur terbuka.

Kelebihan dapur terbuka

  1. Memudahkan komunikasi

Konsep desain dapur yang tanpa sekat dengan ruangan lainnya akan memudahkan bagi anggota keluarga untuk berkomunikasi satu dengan yang lainnya. Selain itu, juga memudahkan untuk memantau aktivitas penghuni rumah ketika berada di dapur.

  1. Menghemat ruangan dan sekat

Konsep yang terbuka bisa membuat ruangan menjadi lebih hemat. Selain itu, tidak banyak menggunakan sekat, sehingga pengeluaran tidak lebih banyak. Anda juga bisa menggunakan satu furniture untuk dua fungsi ruangan, seperti melebut fungsi kitchen Island untuk menyiapkan makanan dan sekaligus meja makan.

  1. Membuat bau masakan bisa cepat hilang

Meski sudah menggunakan cooker hood, kadang bau masakan yang cukup tajam bisa masih tercium dari dalam rumah. Ketika dapur terbuka langsung terhubung hingga ke halaman luar, umumnya udara panas dan bau masakan akan bisa langsung terlepas ke uadara. 

  1. Sirkulasi udara lebih lancar

Pada umumnya dapur terbuka dilengkapi dengan jendela atau bukaan besar menuju suatu ruang ataupun taman. Dengan demikian, udara dan cahaya matahari bisa masuk secara lebih leluasa. Bila kondisi sirkulasi udara serta cahaya baik, akan menyebabkan dapur terhindar dari kondisi lembab serta bau

 

Kekurangan dapur terbuka

  1. Memiliki resiko cukup tinggi untuk dimasuki serangga hama

Resiko yang paling utama ketika memiliki dapur terbuka ialah dimasuki oleh serangga hama atau hewan-hewan lainnya. Sebagai contoh hama tikus dan kecoak akan masuk ke dapur bila dapur tidak dijaga dengan baik. Ketika musim hujan tiba, biasanya juga banyak cacing-cacing tanah yang masuk. Untuk itu Anda perlu menumpan bahan makanan dengan tutup yang rapat agar tidak terkena serangga hama.

  1. Dapur beresiko menjadi lebih cepat kotor

Dibandingkan dapur dengan konsep tertutup, dapur terbuka cenderung lebih cepat kotor karena debu dari luar bisa dengan mudah masuk ke dalam. Resiko kotor juga bisa terjadi karena efek tampias air hujan saat musim hujan tiba. Anda bisa mencegahnya dengan memasang atap ataupun kanopi yang cukup menutupi area perbatasan antara dapur dan taman.

  1. Membutuhkan perawatan yang lebih ekstra

Ketika Anda sudah memutuskan untuk menggunakan dapur terbuka, Anda harus sudah siap untuk selalu membersihkannya setiap saat. Apabila dapur dibiarkan kotor pastinya akan menjadi tidak sedap dipandang, apalagi bisa dilihat dari seluruh ruangan. Oleh sebab itu, perlu memastikan bila peralatan dapur yang digunakan juga sering dibersihkan.

Itulah beberapa kelebihan   dan kekurangan dari dapur terbuka. Anda bisa mempertimbangkan terlebih dahulu sembelum mumutuskan untuk menggunakan konsep dapur terbuka untuk rumah Anda. Selamat mencobaa…

Bagikan Artikel
Kirim Pesan
1
Hubungi Kami
Jogja Arsitek
Halo. Dengan Jogja Arsitek. Kami akan mewujudkan desain bangunan impian Anda. Silakan kirim pesan untuk mendapatkan penawaran terbaik dari kami!