Desain kamar utama perlu dipertimbangkan untuk menciptakan suasana yang nyaman untuk melepas penat setelah seharian beraktivitas. Apakah kamar utama milik Kawan Kreasi masih berantakan dan malah membuat pikiran menjadi makin stres?
Jogja Arsitek sudah merangkum beberapa tips dan trik yang seharusnya Kawan Kreasi terapkan agar desain kamar utama mampu memaksimalkan potensinya. Berikut ini pembahasannya:
Sesuaikan Desain Kamar Utama dengan Selera Personal
Hal pertama dalam desain kamar utama adalah menyelaraskannya dengan selera personal. Jadi, saat Kawan Kreasi memiliki preferensi desain yang membuat tenang dan nyaman, berarti desain itu yang mestinya diterapkan.
Misalnya Kawan Kreasi menyukai konsep minimalis dan tidak menyukai banyak perabotan di kamar, maka usahakan untuk menerapkan konsep tersebut. Jangan sampai malah memilih konsep yang tidak sesuai seperti shabby chic yang ramai akan aksesoris dan furniture.
Pilih Warna Desain Kamar Utama Sesuai Jati Diri
Selanjutnya dalam melakukan proses desain kamar utama, yang wajib diperhatikan adalah pemilihan warna utama beserta palet terusannya untuk memaksimalkan kepuasan psikologis. Pastikan warna-warna yang dipilih adalah warna yang memang Kawan Kreasi sukai.
Apabila sudah memilih warna utamanya, pastikan palet terusan warnanya juga ditentukan. Hal ini perlu dilakukan supaya warna tidak bertabrakan dan malah merusak suasana. Misalnya, warna jingga yang cocok dipadukan dengan warna abu-abu, namun tidak cocok dipadukan dengan warna biru. Hal seperti itu kadang dianggap sepele padahal sangat penting.
Warna bukan hanya berlaku untuk dinding, atap, atau lantai saja, melainkan keseluruhan elemen yang ada di kamar. Mulai dari lemari, kasur, sampai dengan pemilihan gorden, cover bantal, dan selimut.
Furniture Desain Kamar Utama yang Tidak Terlalu Ramai
Selanjutnya dalam melakukan proses desain kamFurniture Desain Kamar Utama yang Tidak Terlalu Ramaiar utama, yang wajib diperhatikan adalah pemilihan warna utama beserta palet terusannya untuk memaksimalkan kepuasan psikologis. Pastikan warna-warna yang dipilih adalah warna yang memang Kawan Kreasi sukai.
Apabila sudah memilih warna utamanya, pastikan palet terusan warnanya juga ditentukan. Hal ini perlu dilakukan supaya warna tidak bertabrakan dan malah merusak suasana. Misalnya, warna jingga yang cocok dipadukan dengan warna abu-abu, namun tidak cocok dipadukan dengan warna biru. Hal seperti itu kadang dianggap sepele padahal sangat penting.
Warna bukan hanya berlaku untuk dinding, atap, atau lantai saja, melainkan keseluruhan elemen yang ada di kamar. Mulai dari lemari, kasur, sampai dengan pemilihan gorden, cover bantal, dan selimut.
Furniture Desain Kamar Utama yang Tidak Terlalu Ramai
Kamar utama jelas akan digunakan setiap hari. Maka dari itu, dalam konteks desain kamar utama, Kawan Kreasi wajib memilih furniture yang berkualitas karena akan dipakai setiap hari dan setiap malam.
Pilihlah kasur dengan merk yang terbukti tahan lama dan awet. Jangan sampai memilih kasur yang pernya mudah rusak dan membuat punggung Kawan Kreasi sakit saat bangun di pagi hari. Pilih juga bantal dan guling dengan serat dakron yang lembut dan tidak mudah mengeras.
Jika ada furniture kayu, pastikan kayunya kuat dan tidak mudah lapuk. Bayangkan saja saat Kawan Kreasi ingin menggantung baju, tiba-tiba penyangganya patah karena kayunya sudah lapuk. Pasti akan sangat kesal, bukan? Maka dari itu, sangat penting memilih furniture yang berkualitas.
Tata Letak yang Tepat
Terakhir, Kawan Kreasi ada baiknya menempatkan kasur di tengah ruangan. Mengapa demikian? Alasannya adalah untuk memudahkan mobilisasi pengguna kamar. Peletakkan kasur di tengah ruangan akan memudahkan Kawan Kreasi untuk bergerak ke seluruh sisi dan sudut ruangan.
Jika kasur diletakkan di salah satu sudut, hal demikian malah akan membuat mobilitas terganggu dan memerlukan usaha yang lebih untuk menjangkau sudut yang jauh. Maka dari itu, kasur di tengah ruangan adalah posisi terbaik dalam desain kamar utama.
Sebagai wujud pemaksimalannya, pastikan untuk menaruh dua meja kecil di kanan dan kiri meja untuk memudahkan Kawan Kreasi dalam menjangkau berbagai barang yang penting dan dibutuhkan. Selain itu, peletakkan kasur di tengah ruangan juga akan memaksimalkan sistem pendingin ruangan. Mengapa demikian?
Saat Kawan meletakkan kasur dengan memepetkannya di dinding di mana AC dipasang, maka kasur tidak akan terkena pendingin karena adanya blind spot dari sistem AC. Apabila menempatkan di sudut yang jauh dinding AC dipasang, juga akan sama, yaitu tidak terkena pendingin secara merata, atau malah menjadi lebih dingin sesuai dengan tipe AC.
Demikianlah pembahasan terkait tips dan trik desain kamar utama yang kami harapkan dapat bermanfaat untuk Kawan Kreasi. Pastikan untuk mengutamakan selera dan preferensi dari dalam diri Kawan Kreasi sendiri.
Jika ada kesulitan dalam menentukan pilihan, Jogja Arsitek siap mendengarkan curahan hati Kawan Kreasi dengan konsultasi GRATIS! Kami siap membantu sampai Kawan Kreasi mendapatkan desain terbaiknya.
Pengalaman kami sudah tidak dapat diragukan lagi. Sepuluh tahun lebih melanglang buana di dunia arsitektur dan desain interior, kami sudah bekerja sama dengan ratusan klien yang puas dengan kolaborasinya bersama kami. Apakah Kawan Kreasi adalah salah satu dari mereka?



