5 Ide agar Balkon Apartemen Makin Cantik

5 Ide agar Balkon Apartemen Makin Cantik

Memiliki apartement yang cantik tentu keinginan semua orang. Akan lebih menarik dan makin cantik bila pada balkon apartement Anda didesain sedemikian rupa, sehingga membuat Anda semakin betah. Mau tau bagaimana agar balkon apartement Anda makin menarik? Ini dia idenya

Photo by Collov Home Design on Unsplash
Photo by Collov Home Design on Unsplash

Balkon dengan Furnitur Set

Menambahkan furniture set seperti meja dan kursi khusus outdoor akan membuat balkon apartemen semakin nyaman untuk digunakan. Pilihlah material alumunium atau kayu, mengingat terpaan angin di area gedung cukup kuat dan dapat membahayakan jika terbawa angin. Beberapa karakteristik dan material furnitur yang cocok untuk luar ruangan, seperti :

  1. Kayu

Furnitur yang terbuat dari kayu jati, cedar, atau redwood secara alami tahan terhadap pembusukan. Perawatan barang-barang yang terbuat dari kayu bisa menggunakan sealer tahan air yang akan meningkatkan sifat tahan cuaca dan mencegah kayu lapuk.

  1. Anyaman sintetis

Anyaman tiruan biasanya dibuat dari bahan polipropilena tahan cuaca, yang merupakan jenis plastik yang tahan terhadap kelembaban dan suhu ekstrem. Salah contohnya adalah anyaman bambu.

  1. Alumunium

Alumunium dari dulu dikenal memiliki bahan yang ringan, tahan terhadap korosi, dan tidak mudah berkarat. Aluminium sendiri sering dijadikan kerangka furnitur yang dipadukan dengan material jati dan rotan sintetis. Selanjutnya pertimbangkan model meja dan kursi yang simpel, mungil, dan ringkas. Sebagai permanis tampilan kursi, Anda bisa menambahkan beberapa bantal kursi anti air yang membuat furnitur tidak monoton.

Taman Mini

Kreasikan balkon apartemen dengan konsep hijau yang menyegarkan, sekaligus untuk menyalurkan hobi berkebun Anda. Menanam sayur-sayuran atau tanaman herbal jadi langkah awal untuk menciptakan taman mini di apartemen. Selain itu, Anda bisa menikmati hasil kebun untuk kebutuhan dapur. Lalu, Anda juga bisa membudidayakan beberapa jenis tanaman hias seperti lidah mertua atau jenis tanaman bonsai lainnya. Jika tak ingin repot dengan perawatan intens yang menyita waktu, tanaman dan bunga plastik bisa jadi alternatif yang tepat.

Desain Balkon Lesehan

Tidak memiliki cukup ruang untuk furnitur outdoor?

Anda dapat membuat tempat duduk nyaman menggunakan bantal yang terbuat dari kain tahan cuaca. Sebagai alasnya, Anda bisa menambahkan karpet lantai yang dirancang khusus atau dikenal dengan nama heavy duty. Selain menambahkan karpet dan bantal, Anda masih bisa menempatkan kursi santai outdoor ukuran kecil di sisi sudut balkon apartemen.

Dekorasi Lantai Balkon

Tidak hanya memilih furniture atau pernak-pernik yang lucu, Anda juga bisa berkreasi di lantai balkon. Tampilkan kesan homey tapi tetap aman dengan runner dek lantai. Runner dek lantai sendiri menyediakan berbagai ukuran dan material yang didesain secara khusus untuk ruangan luar. Apabila Anda ingin mendapatkan kesan balkon yang hangat dan menyatu dengan alam, material dek kayu bisa jadi pilihan.

Namun material ini membutuhkan perhatian ekstra seperti pengecatan ulang setiap dua tahun sekali, pelapisan minyak sebulan sekali, dan pengeringan. Sedangkan material komposit bisa dibilang sangat pas untuk penggunaan jangka panjang karena bahan yang digunakan anti rayap dan tahan segala cuaca. Meski begitu, harga dek komposit memang dibanderol jauh lebih mahal dibandingkan dek kayu. Alternatif lain untuk menghias lantai adalah menggunakan rumput sintetis yang dikenal awet, mudah perawatan, dan berharga murah.

Tambahkan Kursi Gantung

Jika Anda suka menghabiskan banyak waktu di balkon, sangat penting untuk mendesain ruang luar dengan mempertimbangkan kenyamanan. Hal tersebut bisa Anda dapatkan dengan menghadirkan kursi gantung. Untuk Anda yang tertarik, kursi gantung menawarkan banyak desain salah satunya kursi gantung berbentuk sangkar yang estetis. Lalu kursi ini juga dilengkapi kerangka besi yang kuat sebagai penopangnya, sehingga terbilang lebih aman untuk digunakan. Itu dia informasi mengenai balkon apartemen yang bisa Anda jadikan inspirasi ketika ingin mendekorasi balkon.

Cara Pasang Talang Air yang Benar tanpa Ribet

Talang air memiliki banyak manfaat dalam bidang bangunan. Dengan berbagai kegunaan benda ini dapat disimpulkan bahwa keberadaanya amat penting. Bagi anda yang ingin memasang benda ini, kali ini kita akan membahas bagaimana cara pasang talang air dibawah ini, simak terus di bawah ini.

Photo by LYCS Architecture on Unsplash
Photo by LYCS Architecture on Unsplash
  1. Ukur Atap Yang Akan Dipasang

Sebelum pemasangan talang dimulai, anda dapat melakukan terlebih dahulu yakni ukuran atap yang ingin dipasang. Hal ini dapat menjadi kemudahan bagi and ajika sudah mengetahui apakah akan membeli seberapa banyak dan besar talang yang akan dibeli. Salah – salah anda malah salah dalam membeli sehingga harus bolak – balik ke toko. nah, ukur dahulu atap rumah anda.

 

  1. Persiapkan Talang

Langkah kedua yang harus dilakukan tentu adalah menyiapkan talang. baik berapa banyak talang yang akan digunakan maupun jenis talang yang dipakai. Hal – hal seperti ini tentu harus anda lakukan guna mendapatkan talang air yang cocok sesuai dengan kebutuhan penggunaan. untuk banyak talang anda dapat memperkirakan sisi atap yang akan dipakai, namun bagaimana dengan jenis talang? Anda dapat mengetahui berbagai jenisnya dibawah.

Talang Jenis PVC

Talang Jenis Logam

Jenis ini memiliki harga yang juga terjangkau dengan kualitas yang tidak kalah mumpuni. Jenis logam juga memiliki beberapa pilihan material yang terkandung dalam jenis logam ini diantaranya adalah material aluminium, material galvalum serta berbagai material lain.

Dengan bahan logam yang dimiliki, jenis ini dapat menjadi lebih mudah untuk terkena karat. namun, dengan inovasi yang dikembangkan jenis galvalum dapat dipilih untuk diaplikasiakan. Material galvalume terdapat kandungan lapisan.

Talang Jenis Beton

Jenis ini memiliki beberapa keunggulan jika disbanding dengan 2 jenis yang dibahas sebelumnya. Jenis beton tahan terhadap cuaca panas dari sengatan matahari, selain itu, jika dilihat dari konstruksi yang dimiliki, kekuatannya juga lebih kuat. tingkat aliran air yang dihasilkan juga lebih lancer, sehingga sangat cocok bagi daerah yang memiliki curah hujan tinggi.

Dengan berbagai kelebihan yang dimiliki , tentu harga yang ditaksir juga lebih tinggi. pemasangan juga membutuhkan waktu lebih lama jika dbanding kedua jenis sebelumnya yakni jenis logam dan jenis pvc. untuk itu, anda dapat memilih yang sesuai dengan kebutuhan.

  1. Pasang Dudukan Talang

Dudukan talang berfungsi agar talang dapat menempel dengan tidak mengganggu dari talang itu sendiri. Biasanya talang dapat dipaku pada bagian pinggir lalu tempelkan saja. hal ini dapat merusak dari fungsi serta material talang yang digunakan tersebut.

Dudukan talang dapat anda pasang dengan bentuk membentuk huruf U. Bentuk ini ini sangat cocok untuk bentuk talang yang memiliki bentuk kotak, sehingga posisi dapat lebih kokoh saat terpasang. untuk itu, pasang dudukan terlebih dahulu sebelum pemasangan talang dilakukan.

  1. Pasang Talang Pada Atap

Langkah selanjutnya, anda dapat segera memasang talang untuk diaplikasikan pada pinggiran atap rumah anda. Setelah jenis dan ukuran talang siap serta dudukan juga sudah terpasang, segera tempatkan talang pada bagian atap di dudukan yang sudah terpasang. selalu pantau talang anda untuk agar selalu siap jika hujan datang.

Ingin Punya Rumah Bergaya Klasik? Ini Dia Ciri-cirinya

Rumah bergaya klasik memang tidak pernah dianggap ketinggalan zaman, termasuk juga pengimplementasian pada arsitektur bangunannya. Ya, jenis rumah klasik sampai sekarang masih sering digunakan.

Pasalnya, konsep rumah berdesain klasik yang mengusung tema rumah zaman kuno ini menjadi daya tarik tersendiri oleh sebagian orang. Biasanya, penyedia jasa arsitek yang khusus mendesain rumah klasik akan memberikan sentuhan seni Yunani dan Romawi.

Photo by Kara Eads on Unsplash
Photo by Kara Eads on Unsplash

Nah, berikut kami berikan  contoh 5 karakteristik dari rumah dengan gaya klasik. Beberapa diantaranya:

 

  1. Desain eksterior rumah tampak simetris

Karakteristik desain eksterior rumah dari gaya arsitektur ini, biasanya terlihat keberadaan simbol dan elemen dekoratif yang khas.

Di mana keberadaan pilar-pilar kolom dan elemen struktur lainnya dalam model rumah klasik sering ditonjolkan.

Pada umumnya, bagian luar rumah terdapat jendela yang ditata lebih teratur dan pintu yang cukup lebar nan kokoh.

Bahkan secara keseluruhan, komposisi bangunan juga tampak simetris.

 

  1. Desain interior rumah memiliki ukiran yang khas

Hal yang paling menonjol pada interior rumah klasik adalah plafonnya yang tinggi dan ditambah adanya lampu gantung kristal besar nan cantik.

Selain itu, terlihat dekoratif pada model rumah klasik dengan keberadaan ornamen ukiran khas model rumah klasik.

Di mana ukiran pada pilar-pilar model rumah klasik umumnya terdapat pada bagian pondasi dan mahkota dari pilar-pilar tersebut.

Elemen dekoratif berupa ukiran ini juga diaplikasikan pada bagian lain bangunan seperti model jendela rumah atau pintunya.

 

  1. Penggunaan elemen warna

Karakteristik desain rumah bergaya klasik selanjutnya ada pada penggunaan elemen warna. Umumnya model rumah klasik sering tampil dengan warna-warna terang seperti putih, ivory atau beige. Warna-warna tersebut bisa berdiri sendiri tanpa ada tambahan warna lain. Namun, banyak juga sebagian orang yang memberikan sedikit tambahan warna seperti cokelat dan kuning emas untuk menguatkan kesan mewah.

 

  1. Pembagian ruangan di dalam rumah

Biasanya model rumah klasik memiliki lahan yang melebar ke samping untuk terlihat lebih proporsional. Bahkan setiap ruangan di dalam rumah klasik mempunyai ukuran cukup luas. Terlihat juga dengan penataan ukuran ruang di dalam rumah seperti ruang tamu, ruang keluarga, kamar mandi, dapur hingga kamar tidur yang tampak cukup luas. Lebih istimewa lagi, biasanya satu ruangan dengan ruangan yang lain dibatasi oleh dinding yang solid dan dihubungkan oleh lorong atau koridor yang panjang.

 

  1. Bahan baku bangunan rumah yang terlihat alami

Karakteristik rumah klasik berikutnya ialah penggunaan bahan bangunan yang menjadi ciri khasnya. Pada umumnya, bahan baku untuk membuat rumah klasik menggunakan bahan-bahan alami sebagai material utama. Beberapa bahan yang sering digunakan seperti kayu berukuran besar dan batu alam.

Ya, biasanya lantai pada rumah klasik memakai material marmer, kuarsa atau kayu. Sebagai pemanisnya, keberadaan karpet sintetis berbahan polyester maupun nilon. Itulah kelima yang menjadi karakteristik rumah bergaya klasik. Ayo, jangan ragu mewujudkan model rumah klasik impian kamu.

Aspek Penting yang Harus Diperhatikan dalam Mendesain Dapur Rumah

Sebuah rumah jika tidak ada ruangan untuk memasak dan mengolah makanan yang biasa kita sebut sebagai dapur, pastinya tidak akan memenuhi standar rumah sehat dan ramah lingkungan.

Selain tidak dapat memenuhi standar, ketiadaan dapur di rumah tentu akan menjadi problematika tersendiri bagi pemilik rumah. Mereka kebanyakan tidak akan merasa nyaman jika didalam rumah tidak memiliki dapur.

Photo by R ARCHITECTURE on Unsplash
Photo by R ARCHITECTURE on Unsplash

Nah, bagi Anda yang ingin membuat dapur baru atau ingin mendesain dapurnya dengan model minimalis saat ini berikut SGCKA sajikan beberapa aspek penting yang harus Anda perhatikan demi kenyamanan dan fungsi dari dapur tersebut.

  1. Penataan Letak Perabotan dapur

Penataan perabotan yang ada pada dapur harus benar-benar diperhatikan. Tata letak menjadi aspek utama atau paling penting dalam mendesain dapur yang bagus dan nyaman di dalam rumah. Kulkas dan perabotan pecah belah seperti piring, gelas dan lemarinya diletakkan berjajar. Kompor lebih baik pada tengah tembok dan jauhkan dari kulkas. Lemari gantung di sejajarkan pada tembok yang sama agar tidak memakan space ruangan.

  1. Pilih Meja Minimalis

Rumah minimalis biasanya memiliki ukuran dapur yang minimalis juga. Meja biasanya diletakkan di tengah ruang pada dapur minimalis. Dengan ukuran meja yang besar maka akan memakan tempat pada ruangan dapur Anda. Jadi Anda dapat menyiasatinya dengan menggunakan meja yang minimalis dan menggunakan beberapa kursi saja jangan terlalu banyak.

  1. Pencahayaan Ruang

Dapur tidak bisa dilepaskan dari aktifitas memasak. Sedangkan kegiatan masak-memasak cenderung sekali pada kegiatan yang mengakibatkan ruangan kotor. Nah, oleh latar belakang itulah pencahayaan menjadi aspek yang juga penting dan perlu diperhatikan pada dapur Anda. Dapur yang memiliki pencahayaan yang bagus dan tepat akan menghasilkan kesan ruangan yang bersih dan nyaman.

  1. Ventilasi udara

Ventilasi udara sama pentingnya seperti pada aspek pencahayaan dapur. Anda bisa memasang jendela yang agak lebar pada sisi tembok dapur Anda yang menghadap ke luar rumah sehingga sewaktu-waktu Anda memasak jendela tersebut bisa dibuka dan menjadi jalur pergerakan udara.

  1. Maksimalkan Space Ruangan

Aspek penting selanjutnya yakni pemanfaatan space ruangan semaksimal mungkin. Jangan biarkan ada ruang kosong tak terpakai pada dapur Anda. Konsep pemanfaatan ruangan menjadi hal yang perlu diperhatikan jika hendak mendesain dapur minimalis.

  1. Tempat Sampah

Dapur juga tidak bisa dipisahkan dari sampah. Sampah bisa dihasilkan dari aktivitas masak memasak yang dilakukan. Untuk itu aspek ini penting sekali dan perlu diperhatikan pada saat Anda mendesain dapur minimalis Anda. Taruhlah tempat sampah ukuran sedang atau sesuaikan dengan kebutuhan dan letakkan di tempat yang strategis di dapur Anda.

Nah, demikian Aspek Penting yang Harus Diperhatikan dalam Mendesain Dapur Rumah yang bisa menjadikan acuan dalam desain interior dapur Anda.

Ide Desain Garasi Rumah Modern Minimalis

Anda tentu ingin mobil pribadi Anda memiliki garasi yang aman dengan luas yang mencukupi kebutuhan, bukan? Memarkirkan kendaraan di sembarang tempat tentu saja dapat mengganggu kepentingan orang lain, sekaligus tidak aman untuk mobil. Walaupun sekadar garasi  minimalis, desain parkir khusus untuk mobil bisa membuat kendaraan kesayangan Anda menjadi lebih aman.

Photo by John Paulsen on Unsplash
Photo by John Paulsen on Unsplash

Sebelum membuatnya, Anda harus paham bahwa ada beberapa konsep desain garasi rumah yang minimalis serta dapat menambah referensi. Selain membuat kendaraan aman, Anda juga bisa menghemat area fungsional di rumah. Yuk, cek beberapa desain garasi minimalis dan yang bisa Anda contoh berikut ini.

  1. Garasi dengan Pintu Kayu

Kayu merupakan material yang paling banyak digunakan pada rumah dengan konsep minimalis. Nah, Anda juga bisa menggunakan material kayu pada pintu garasi untuk memberikan tampilan yang lebih estetik dan menarik. Agar tidak monoton, kombinasikan kayu dengan cat berwarna kontras pada bagian tembok garasi agar tampilannya bisa terlihat lebih modern.

  1. Garasi Split Level

Inspirasi desain garasi selanjutnya adalah garasi minimalis split level yang sangat cocok diado psi bagi Anda yang tinggal di kawasan dengan lahan berkontur atau bagi Anda yang ingin memberikan efisiensi ruang. Anda bisa memanfaatkan lantai bawah sebagai garasi rumah yang didesain menyatu dengan keseluruhan rumah. Anda pun bisa mendapatkan garasi dengan luas yang cukup untuk kendaraan kesayangan Anda.

  1. Desain Garasi Pagar Besi

Ini merupakan salah satu jenis garasi terbuka. Namun untuk keamanannya sangat terjamin, karena dikelilingi dengan atap dan pagar besi yang kokoh serta anti maling. Terkadang pagarnya juga menjadi satu dengan pagar rumah sehingga bermanfaat ganda.

  1. Desain Garasi Ganda

Jika kamu memiliki lebih dari satu kendaraan, mungkin kamu perlu mempertimbangkan garasi ganda. Garasi ganda umumnya dapat menampung 2 mobil atau lebih. Terbilang cukup luas dan bisa digunakan untuk memarkir mobil dan beberapa sepeda motor. Kamu juga bisa mendesain salah satunya menjadi tertutup, jika ingin mengalihfungsikannya sebagai ruang untuk menyimpan perkakas dan sebagainya. Sayangnya, garasi jenis ini cukup memakan banyak tempat. Untuk rumah dengan type 36, jikai tetap menginginkan garasi seperti ini, kamu bisa mengakalinya dengan mengorbankan slaah satu tempat seperti kamar depan untuk dijadikan garasi.

  1. Garasi dengan Atap Kayu Terbuka

Tak hanya untuk pintu gerbang, material kayu pada garasi juga dapat dijadikan sebagai atap, lho! Ya, desain garasi dengan atap kayu yang terbuka dapat menjadi inspirasi yang menarik untuk dicoba. Alih-alih menggunakan kanopi dengan material kaca atau plastik, Anda dapat menggunakan kayu untuk kesan yang lebih unik dan menarik. Selain itu, material kayu lebih bisa diandalkan untuk melindungi kendaraan dari terik sinar matahari dan air hujan.

Selain kayu, Anda bisa menggunakan baja ringan sebagai atap garasi. Tak hanya pada garasi, bahan satu ini juga sering dijadikan sebagai kanopi carport minimalis.

  1. Desain Garasi Elegan Terbuka

Mau tampilan yang lebih elegan dan estetik? Mungkin jenis garasi ini cocok buat kamu! Garasi ini terdiri dari atap dan pilar berbahan kayu dengan kualitas tinggi. Dengan dipasang lampu pijar di bagian atasnya, garasimu jadi terlihat elegan. Pasalnya temaram lampu pijar yang menerangi warna coklat tua dari kayu menghasilkan kombinasi cantik yang sulit membuat orang tidak terpana.

  1. Desain Garasi Ganda

Jika kamu memiliki lebih dari satu kendaraan, mungkin kamu perlu mempertimbangkan garasi ganda. Garasi ganda umumnya dapat menampung 2 mobil atau lebih. Terbilang cukup luas dan bisa digunakan untuk memarkir mobil dan beberapa sepeda motor. Kamu juga bisa mendesain salah satunya menjadi tertutup, jika ingin mengalihfungsikannya sebagai ruang untuk menyimpan perkakas dan sebagainya. Sayangnya, garasi jenis ini cukup memakan banyak tempat. Untuk rumah dengan type 36, jikai tetap menginginkan garasi seperti ini, kamu bisa mengakalinya dengan mengorbankan slaah satu tempat seperti kamar depan untuk dijadikan garasi.

  1. Desain Garasi Elegan Terbuka

Mau tampilan yang lebih elegan dan estetik? Mungkin jenis garasi ini cocok buat kamu! Garasi ini terdiri dari atap dan pilar berbahan kayu dengan kualitas tinggi. Dengan dipasang lampu pijar di bagian atasnya, garasimu jadi terlihat elegan. Pasalnya temaram lampu pijar yang menerangi warna coklat tua dari kayu menghasilkan kombinasi cantik yang sulit membuat orang tidak terpana.

  1. Desain Garasi Berpanel Surya

Garasi ini sangat cocok bagi kamu dengan dana lebih. Pasalnya bagian atas dari garasi ini tidak menggunakan kanopi biasa, melainkan panel surya. Panel surya sendiri berfungsi untuk menyimpan sinar matahari, yang nantinya dapat digunakan untuk pasokan listrik pribadi. Walau menyerap cahaya matahari, panel surya tidak akan menghantarkan panas ke mobil kamu. Garasi pun jadi punya multi-manfaat!

  1. Desain Garasi Basement

Garasi yang berada di basement lebih sering kita temui di bangunan-bangunan, seperti mall, hotel, apartemen, dan tempat-tempat umum lainnya. Namun bagaimana jika konsep ini diterapkan di rumahmu? Konsep garasi rumah minimalis ini sudah mulai digunakan di rumah-rumah kekinian, terutama bagi yang area rumahnya tidak terlalu luas. Selain hemat tempat, kendaraan juga lebih aman dari serangan cuaca.

Bagaimana, tertarik untuk mengaplikasikan desain pagar rumah minimalis diatas? Sebelum mengeksekusi ada baiknya pilih dan pilah kemudian sesuaikan dengan kondisi dan budget yang kamu miliki.

Apa Saja Hal yang Perlu Diperhatikan sebelum Menyusun Gasebo Rumah?

Apa Saja Hal yang Perlu Diperhatikan sebelum Menyusun Gasebo Rumah?

Duduk bersantai di outdoor, sembari menikmati pemandangan taman rumah yang asri, mungkin hal ini merupakan salah satu mimpi Anda ketika memiliki rumah. Ya, otomatis, pikiran Anda pun akan terbesit pada keinginan untuk membangun gazebo. Namun, membuat gazebo bukanlah perihal yang mudah dan murah.

Pasalnya, pembangunan mencakup pemasangan dan harga material gazebo memakan biaya yang relatif besar. Belum lagi, lahan yang Anda butuhkan pun harus mencukupi. Plus, Anda tak boleh melupakan perawatannya, setelah gazebo tersebut rampung dibangun. Salah sedikit saja, maka pembangunan dengan biaya besar tadi akan terasa sia-sia.

Oleh karena itu, sebelum Anda memutuskan untuk membangun gazebo di hunian Anda, pastikan agar Anda memperhatikan 5 hal penting berikut.

  1. Ukuran Ideal

Sesuaikan ukuran gazebo yang akan Anda bangun dengan daya tampung yang Anda inginkan. Minimal, Anda memperhitungkan jumlah anggota keluarga Anda. Jangan sampai Anda terlalu kecil ataupun terlalu besar membuatnya, karena akan terasa mubazir. Selain itu, pastikan agar gazebo tersebut maksimal berukuran 1/5 dari luas pekarangan atau area terbuka di rumah Anda. Pastikan agar penyerapan air tetap bisa terjadi, meskipun Anda membuat gazebo.

 

  1. Konsep Desain

Ketika Anda akan membuat gazebo, hal pertama yang akan menyulitkan Anda adalah konsep desain dari gazebo tersebut. Pasalnya, seperti sebuah rumah, model gazebo pun cukup bervariasi, mulai dari gazebo tradisional yang memakai material alam, gazebo klasik seperti yang biasa dilihat di rumah-rumah Eropa hingga gazebo modern. Sesuaikan model gazebo tersebut dengan karakter taman, rumah, serta kebutuhan Anda.

 

  1. Sesuaikan dengan Kondisi Keuangan

Satu hal yang harus Anda perhatikan, biaya untuk pembangunan gazebo tidaklah murah. Biaya tukang, pembelian material, dan pembuatannya, tentulah akan cukup menguras kocek Anda. Terlebih lagi dari sisi perawatannya, mengingat gazebo merupakan elemen eksterior, yang membutuhkan perawatan ekstra dan rutin. Oleh karena itu, sesuaikan kondisi keuangan Anda dengan keinginan Anda membuat gazebo.

Jika masih terasa pas-pasan, Anda bisa mengganti keberadaan gazebo, dengan area duduk santai di teras rumah. Dengan aplikasi yang tepat, ruang duduk di teras pun bisa menjadi senyaman gazebo.

 

  1. Pemilihan dan Penempatan Tanaman

Tentunya, gazebo dan taman Anda merupakan dua hal yang saling berkaitan satu sama lain. Kesalahan pemilihan tanaman yang “menghuni” taman Anda, bisa mengakibatkan kenyamanan Anda untuk bersantai di gazebo kelak terganggu. Pilihlah tanaman berukuran pendek dan kecil untuk diletakkan di dekat gazebo. Hindari peletakan pohon besar, mengingat hal tersebut akan menghalangi pemandangan dari dalam gazebo. Tanaman gantung yang dapat menyaring panasnya matahari bisa jadi pilihan Anda.

 

  1. Posisi Itu Penting

Pertanyaan selanjutnya, di manakah seharusnya sebuah gazebo diletakkan? Jawabannya bisa bermacam-macam, tergantung kondisi lokasi yang Anda miliki. Anda bisa membuat gazebo di tengah-tengah pekarangan rumah, agar pemandangan dari seisi taman bisa Anda lihat dari segala sudut. Namun, Anda juga bisa memanfaatkan ruang-ruang “mati” di pekarangan rumah Anda untuk dijadikan gazebo yang agak menyudut dan menempel ke tembok.

Itulah lima hal yang harus diperhatikan sebelum menaplikasikan gazebo di rumah Anda. Untuk hasil yang maksimal. Selamat bereksplorasi untuk mendekor rumah Anda!