Tips Presentasi Untuk Arsitek oleh Rio Hamdani

Tips Presentasi Untuk Arsitek oleh Rio Hamdani

Profesi arsitek selalu terkait presentasi. Semuanya bermula dari studio arsitektur di kampus, dimana pengerjaan satu semester harus diringkas menjadi tepat 10 menit untuk mendapatkan atensi dalam memahami proyek Anda, dan kemudian berlanjut ke kehidupan sebagai seorang profesional yang menjadikan presentasi tersebut sebagai alat utama berkomunikasi dengan rekan kerja, klien, juri atau dengan arsitek lain.

Presentasi yang baik harus bisa mendapatkan persetujuan bagi proyek Anda, atau mendapat masukan tentang sebuah perbaikan jika rencana yang Anda kemukakan tidak benar. Sebagai contoh, jika dibandingkan, maka presentasi ke klien berbeda dengan presentasi untuk sekelompok arsitek, bahkan jika kebutuhan cara mengkomunikasikan proyek Anda tersebut adalah sama.

Biasanya saya harus memberikan beberapa presentasi tiap bulannya. Saya selalu berusaha agar presentasi tersebut layak dan tidak membuang-buang waktu orang lain. Kemudian sebuah bantuan datang dari Garr Reynolds dengan “Zen Presentasi” nya dimana saya mendapatkan beberapa poin penting yang akan saya bagikan kepada Anda tentang cara membuat presentasi yang baik, disesuaikan dengan profesi sebagai arsitek.

1 Kenali pendengar Anda 
Saya fikir ini adalah bagian yang paling krusial. Bisa dikatakan, Anda butuh cara apapun agar berhasil berkomunikasi. Dalam rangka menyampaikan pesan dari Anda, diperlukan penyajian presentasi yang disesuaikan kondisi pendengar, agar mudah dipahami. Dalam arsitektur, ada beberapa istilah dan konsep yang mudah dipahami seorang arsitek tetapi klien atau khalayak umum mungkin tidak mengerti. Seringkali kita menemukan kata-kata yang bisa disalah artikan dan menyesatkan pendengar kita, seperti kata ‘program’, ‘urban fabric’, dll.

2 Jadikan Sederhana
Seperti yang kita lakukan dengan proyek-proyek kita maka presentasi juga harus sederhana. Kita harus menghapus segala sesuatu yang tidak perlu. Anggap materi presentasi sebagai sebuah bangunan yang semua elemennya ada di sana karena sebuah alasan jelas. Hal ini tentu cukup sulit mengingat seorang arsitek harus mampu menyajikan hingga mencapai hal-hal penting. Sebagai latihan Garr menyarankan agar Anda menguraikan tiga hal yang ingin didengar oleh pendengar Anda dalam sebuah presentasi. “simpel lebih baik”.

3 Relevansi 
Ini terkait dengan poin sebelumnya. Tempatkan diri Anda pada posisi audiens dan ajukan pertanyaan “lantas bagaimana?”. Anda mungkin memiliki beberapa cerita menarik atau konsep yang akan diceritakan ke pendengar, tetapi jika mereka tidak berinteraksi dan berkomunikasi dengan Anda – semua akan sia-sia.

4 Struktur / Bagan 

Mulailah dengan pondasi, kemudian ikuti dengan struktur, lantas pindah ke pembungkus bangunan dan interior. Ini adalah proses yang jelas yang sudah Anda ketahui pada sebuah bangunan. Jadi, lakukan hal yang sama untuk presentasi Anda.

Hal ini akan membuat audiens mengikuti dan fokus pada presentasi Anda. Ketika saya harus membuat presentasi dengan durasi yang cukup lama, saya selalu memulainya seperti sebuah indeks, dimana ketika presentasi bergerak maju maka saya selalu mengingatkan audiens di mana posisi presentasi, karenanya mereka dapat mengikuti presentasi dan tetap fokus, serta memahami poin apa yang akan datang berikutnya.

5 Mendongeng 

‘Saya ingat bahwa Frank Lloyd Wright merancang rumah Fallingwater hanya 2 jam sebelum pertemuannya dengan Kaufmann, semuanya terjadi saat duduk di meja gambar.

Seperti yang Anda lihat, cerita diatas akan menarik bagi seorang arsitek, dan Anda akan langsung mengerti maksud dari cerita tersebut. Cerita dapat menghubungkan Anda dengan audiens Anda, dan melibatkan mereka.

Anda dapat berpikir tentang proyek Anda sebagai sebuah cerita, dan mengembangkan seluruh materi presentasi seolah-olah Anda adalah seorang pendongeng. Hanya perlu diingat ,cerita yang tidak relevan dapat berbahaya daripada membantu.

6 Percaya Diri
Bahkan setelah melakukan ratusan presentasi, saya masih gugup sebelum melakukannya. Jika Andaterlihat gugup maka audiens cenderung untuk melihat kegugupan itu daripada fokus pada proyek yang dipresentasikan.

Saran terbaik mengatasi rasa gugup adalah berlatih, berlatih dan berlatih. Jika Anda selalu belajar dan menganalisa pengalaman presentasi ebelumnya maka ke depan presentasi akan mengalir secara alami, dan akan membuat Anda siap untuk hal tak terduga saat presentasi.

Sumber Tulisan : http://riohamdani.com/

Interior Kantor Bergaya Tradisional

Interior Kantor Bergaya Tradisional

Interior Kantor bergaya tradisional saat ini sudah menjadi barang trend di setiap perusahaan baik itu kalangan pribadi, menengah, hingga ke perusahaan besar sekalipun. Dari mulai perabot kantor, seperti meja, kursi, lemari, dan lain sebagainya, di gunakan untuk kegiatan kerja yang memiliki kesan tradisional. Bagi Anda yang belum mencobanya, berikut beberapa informasi yang bisa Anda gunakan untuk menambah kesan tradisional yang akan menampilkan kesan tradisi, sehingga pekerjaan Anda akan lebih natural, alami, damai, dan berkesan tentunya.

  • Konsep tradisional dalam interior kantor

Konsep ini dibuat oleh orang-orang yang memiliki karakter cinta terhadap daerahnya masing-masing. Setiap daerah yang ada di Indonesia memiliki banyak ciri khas yang berbeda tetapi sama-sama memiliki sejarah akar budaya yang mengakar disetiap insan manusianya itu sendiri. Alhasil, kandungan rasa cinta akan adat istiadat menimbulkan semangat dalam perjuangan yang sedang Anda laksanakan dalam kehidupan sehari-hari. Karena logikanya, sebuah adat bisa timbul serta melekat di setiap daerah merupakan sebuah hasil karya para leluhur kita untuk melakukan upaya kebaikan para keturunannya.

Konsep ini dilakukan dan diberikan sentuhan kepada kantor ternyata menjadi sebuah trend yang sangat abadi, karena beberapa orang yang sudah menggunakan konsep tradisional untuk kantornya, sangat sulit untuk pindah karakter desain interior ke nuansa yang lain. Oleh sebab itu, gaya tradisional bisa coba digunakan pada kantor Anda, baik kantor pribadi maupun kantor perusahaan.

Keunggulan interior kantor yang bergaya tradisional adalah sebagai berikut:

  1. Memberikan sebuah kesan kecintaan terhadap budayanya sendiri, sehingga penghormatan serta penghargaan akan selalu timbul setiap saat untuk menjaga kredibilitas pribadi akan budaya yang sudah melekat pada dirinya.
  2. Gaya tradisional merupakan gaya klasik yang sampai kapan pun akan sulit hilang, dan menjadi lebih menampilkankarakter seni budaya Indonesia.
  3. Desain interior untuk kantor yang menggunakan gaya tradisional akan mengeluarkan biaya tidak sebesar desain interior yang bergaya nuansa lain, seperti nuansa Eropa, Klasik, dan lain sebagainya.
  4. Akan membantu semangat dorongan secara alam bawah sadar, dari setiap kegiatan Anda bekerja di kantor
  5. Mudah didapatkan oleh setiap desainer interior dalam mencari inspirasi dan menuangkanya dalam perancangan dan pelaksanaan.
  6. Bahan baku dan pengolahannya lebih mudah
  7. Nilai spiritualnya akan lebih terasa dalam kehidupan sehari-hari Anda ketika beraktifitas dalam ruangan kantor yang bergaya tradisional.

Demikian informasi di atas mengenai interior kantor tradisional menjadi sebuah tradisi yang abadi untuk masyarakat Indonesia. Karena Anda akan merasakannya sendiri hasil dari sebuah dukungan perancangan serta pelaksanaan yang dilakukan desainer berpengalaman untuk interior kantor Anda. akan sangat terlihat dan terasa dari mulai perabot kantor, seperti meja, kursi, lemari dokumen, dan lain sebagainya, memiliki nuansa tradisional. Apalagi di bantu dengan backdrop yang pas dibuat mendesain berbagai macam ukiran dan lainnya. Semuanya akan menghasilkan kesan tradisi yang akan mengalami keabadian selamanya dan secara otomatis akan berpengaruh besar terhadap psikologi keadaan Anda disaat berada diruangan tersebut. Semoga ulasan di atas dapat bermanfaat dan dapat membantu Anda menambah referensi tentang desain interior pada ruangan kantor.

Sumber Tulisan : http://ahzainterior.com/1855-2/

3 Masalah yang Perlu Dihindari Arsitek Dalam Menangani Proyek Korporat

3 Masalah yang Perlu Dihindari Arsitek Dalam Menangani Proyek Korporat

Bagi arsitek, merancang proyek korporat dapat menjadi milestone yang mampu mengangkat nama biro arsitektur. Selain bergengsi, proyek korporat pada umumnya bernilai tinggi dengan skala yang besar. Pada proyek korporat, khususnya di Indonesia, proyek semacam ini melibatkan banyak pemangku kepentingan yang memiliki tujuan dan kebutuhan yang berbeda-beda. Kompleksitas proyek yang tinggi memberikan beban pekerjaan yang tinggi pula dan perlu dipahami oleh arsitek, terutama bagi yang baru mulai merintis praktik profesinya.

 Ir. Ciputra pernah menulis sebuah makalah berjudul Pandangan Pihak Pengusaha terhadap Jasa Arsitek. Dalam makalah ini, beliau menjelaskan dengan jelas mengenai permasalahan-permasalahan yang sering terjadi dalam proyek yang melibatkan arsitek dengan pengusaha. Latar belakang permasalahan yang biasanya terjadi adalah adanya conflict of interest yang dimiliki oleh arsitek dan perusahaan yang memberikan proyek. Ir. Ciputra menjelaskan, bahwa perusahaan selalu memiliki corporate goals, sedangkan arsitek memiliki professional goals. Dari pemaparan tersebut, beliau menjelaskan dari sudut pandang korporat mengenai kesalahan yang seringkali tidak disadari oleh arsitek dan perlu dihindari. Berikut ini adalah 3 kesalahan arsitek yang sering terjadi dalam proyek korporat dan perlu Anda hindari.

  1. Arsitek tidak memahami kepentingan owner

Pemilik proyek korporat, seperti yang sudah dikemukakan sebelumnya, memiliki kepentingan berupa corporate goals. Adapun kepentingan tersebut berorientasi kepada potensi proyek untuk menghasilkan laba, peningkatan  pertumbuhan perusahaan, peningkatan market share, dan peningkatan produktivitas. Konsep ini perlu disadari oleh arsitek supaya rancangan yang dihasilkan tidak hanya memiliki konsep arsitektur yang ideal, namun juga harus membantu pemilik untuk mencapai tujuan perusahaan.

Untuk merespon terhadap kepentingan di atas, seorang arsitek perlu memperhatikan efisiensi dalam merancang. Organisasi ruang dalam rancangan bangunan sebisa mungkin dirancang dengan efektif dan ekonomis. Tidak hanya itu, arsitek juga perlu mempelajari tentang perkembangan teknologi, terutama mengenai penggunaan material, peralatan pembangunan, hingga sistem konstruksi. Pemahaman yang mendalam mengenai hal-hal tersebut akan membantu arsitek menghasilkan rancangan yang mendukung corporate goalsdari pemilik proyek.

  1. Arsitek tidak berhasil menyuguhkan konsep rancangan yang dapat dimengerti oleh owner

Arsitek sering kali kurang lihai dalam menjelaskan konsep bisnis yang diterapkan dalam rancangan proyek, padahal konsep ini adalah konsep dikenal dan diperhatikan oleh pemilik proyek. Sangat penting bagi arsitek untuk memahami jalan pikiran, keinginan, dan filosofi yang dimiliki oleh perusahaan maupun pemilik perusahaan. Dengan memahami pandangan pemilik, arsitek dapat menyampaikan konsep rancangan dan jasa yang diberikan dengan lebih baik kepada klien.

Proyek Korporat

Foto: Arsitek diharapkan mampu memunculkan solusi dan inovasi dalam presentasi ketika menangani proyek korporat. ©rawpixel

Ketika arsitek mempresentasikan konsep perancangan yang dibuat untuk pemilik, arsitek sebisa mungkin mengedepankan konsep berupa solusi sederhana yang dirancang untuk memecahkan persoalan yang terjadi di lapangan. Pemilik tentunya menanam investasi yang sangat besar dalam proyek, oleh karena itu, arsitek harus dapat memaparkan bagaimana rancangannya dapat memberikan keuntungan. Pada umumnya, permasalahan dapat terjadi ketika arsitek gagal menangkap pola pikir pemilik sehingga bukannya membuat rancangan yang dapat memberi keuntungan, rancangannya justru membuatuhkan biaya besar dan dapat menyebabkan kerugian yang besar bagi pemilik.

  1. Arsitek lemah dalam segi pengawasan proyek

Masalah lain yang dijelaskan oleh Ir. Ciputra dalam makalahnya adalah kecenderungan arsitek yang lemah dalam mempertahankan kualitas jasa yang diberikan dalam keseluruhan pelaksanaan proyek. Padahal, hal ini sangat menentukan kualitas dari hasil rancangan yang terbangun nantinya. Seringkali, lemahnya pengawasan dari arsitek menyebabkan nilai bangunan menurun dari yang seharusnya. Arsitek harus dapat menjaga performa kerjanya dari awal hingga akhir proyek. Tidak hanya hingga proyek terbangun, sebisa mungkin arsitek memastikan performa bangunan setelah bangunan terbangun.

Pada beberapa kasus, permasalahan ini terjadi karena discount fee yang diberikan oleh arsitek pada kesepakatan proyek, diikuti dengan terjadinya discount service yang diberikan oleh arsitek tanpa sepengetahuan dan persetujuan klien dalam pengerjaan proyek tersebut. Padahal hasil kerja arsitek berpengaruh sangat besar terhadap return yang diterima oleh perusahaan. Dari sudut pandang pengusaha, discount fee yang nilainya tergolong kecil dalam keberjalanan proyek, apabila disertai dengan penurunan layanan, dapat mengakibatkan perbedaan mutu yang besar sekali dan sangat merugikan perusahaan.

.

Bagi pengusaha, menggunakan jasa arsitek dalam pengerjaan suatu proyek dapat memberikan added-value pada karya yang akan terbangun. Arsitek memiliki kemampuan untuk menggubah program ruang, kebutuhan, dan permasalahan menjadi karya arsitektur yang bernilai tinggi. Oleh karena itu, sangat penting bagi arsitek untuk mempelajari kepentingan klien dari awal perancangan agar rancangan yang dibuat tidak hanya menjawab visi arsitek secara pribadi dalam berkarya, namun juga menjawab tujuan pemilik proyek dengan semaksimal mungkin. Perhatian pada potensi-potensi penyebab permasalahan ini dapat membantu kelancaran keberjalanan proyek dan membantu Anda menjalin relasi yang lebih baik dengan klien Anda.

Penulis: Catharina Kartika Utami

Model Taman Minimalis

Model Taman Minimalis

Model Taman Minimalis

Sekarang bukan sebuah alasan rumah kecil ga punya taman. Desain taman minimalis berikut ini bisa jadi bukti kalo rumah Anda juga bisa!

Baik di lahan sempit, depan atau belakang rumah, indoor, ataupun rooftop.

Untuk itu, yuk lihat inspirasinya sebagai salah satu area yang bisa memberikan pemandangan indah di rumah, dan juga bisa menjadi area yang dimanfaatkan untuk kegiatan rekreasi sehari-hari.

15 Inspirasi Taman Depan Rumah

Keberadaan taman pada sebuah rumah tidak bisa sepelekan. Pentingnya taman dirumah anda merupakan suatu kebutuhan tersendiri, karena sebuah taman akan menjadi inspirasi bagi penghuni rumah tersebut, disamping itu keberadaan sebuah taman akan berdampak keasrian sebuah rumah.

Suasana taman di depan rumah yang nyaman ini tentu tidak hanya menarik bagi tamu yang datang, tapi juga membuat Anda betah berlama-lama di teras depan rumah Anda sendiri.

Berikut macam-macam model taman minimalis :

Teras Taman

Taman-Depan-Rumah

Taman tidak selalu harus berada di area yang terbuka, bagian teras rumah yang beratap pun bisa disulap menjadi sebuah taman depan rumah. Caranya bukan dengan membongkar lantai teras supaya bisa ditanami bunga-bunga, melainkan dengan meletakkan pot-pot bunga di lantai teras.

Teras Taman Depan Rumah

Agar penampilan teras terlihat cantik, pilihlah bunga dengan kelopak besar dan warna yang senada dengan eksterior rumah.

Living wall

Taman Depan Rumah Living Wall

Living wall atau taman vertikal ini merupakan sebuah solusi bagi kamu yang ingin memiliki taman di area terbatas. Manfaatkan dinding kosong sebagai taman depan rumah seperti ini. Pertama-tama kamu harus menyediakan kayu atau besi penyangga. Kemudian, sediakan pot-pot kecil berisi tanaman hijau.

Living Wall Taman Depan Rumah

Setelah pot-pot tersebut siap, gantungkanlah pada kayu atau besi penyangga yang sudah disediakan sebelumnya. Saat tanaman tersebut tumbuh, maka rongga-rongga penyangganya akan tertutupi dan terciptalah taman pada dinding. Agar living wall ini terlihat lebat dan asri, pilihlah tanaman hijau yang daunnya tumbuh memanjang.

Pot gantung

Hanging Pot Taman Depan Rumah

Tidak punya lahan untuk meletakkan pot tanaman kesayanganmu? Gantungkan saja pot-pot tersebut di area depan rumah, sehingga terciptalah taman depan rumah yang sederhana. Pilihlah pot berukuran kecil dan rantai besi sebagai penggantungnya supaya pot-pot tersebut tidak mudah jatuh dan melukai penghuni rumah.

Jika kamu memiliki anak kecil yang aktif bermain di luar ruangan, pastikan pot-pot ini digantung jauh dari jangkauan mereka. Tanaman yang cocok untuk menghiasi pot gantung ini adalah aneka bunga dan tanaman herbal.

Hiasi taman depan rumah dengan bird bath

Taman Depan Rumah Bird Bath

Bird bath sebagai penghias taman depan rumah tampaknya masih asing bagi masyarakat Indonesia. Bird bath ini adalah sebuah tempat di mana burung-burung liar bisa mandi. Ukurannya tidak besar dan kamu bisa menghiasi pinggiran bird bath dengan tanaman mungil seperti kaktus mini.

Bath Bird Taman Depan Rumah

Taman depan rumah akan terlihat indah. Ditambah lagi dengan kehadiran burung yang menumpang mandi sambil berkicau, pasti akan bertambah asri deh taman ini.

Taman depan rumah sebagai tempat bersantai

Taman depan rumah sebagai tempat bersantai

Setelah seharian melakukan aktivitas yang melelahkan pikiran dan tubuh, kamu membutuhkan tempat pelarian. Selain bersantai di kamar tidur, kamu juga bisa menenangkan pikiran di tengah taman depan rumah ini.

Penuhi taman depan rumah dengan berbagai tanaman hias kesukaanmu, lalu letakkan beberapa kursi untuk beristirahat. Saat berada di sini, dijamin kamu seperti sedang berada jauh dari perkotaan.

Dinding air terjun dengan tanaman hijau

Dinding Air Terjun Taman Depan Rumah

Jika kamu memiliki dinding yang cukup luas di taman depan rumah, buatlah air terjun bertingkat seperti ini. Tanamlah beberapa jenis tanaman hijau di sekitarnya sehingga taman depan rumah terasa seperti memiliki air terjun di alam bebas.

Taman depan rumah yang rapi dengan jalan setapak

Taman Depan Rumah Jalan Setapak

Sebuah taman tidak selalu harus dipenuhi dengan bunga warna-warni. Hamparan rumput seperti ini juga sudah menciptakan suasana yang asri. Agar semakin rapi dan tidak ada rumput yang terinjak, buatlah jalan setapak pada desain taman milikmu. Jika ingin tampilan yang lebih menarik, kamu bisa menggunakan batu alam warna-warni atau batu dengan motif tertentu.

Ciptakan taman depan rumah di area pintu masuk

Pintu Masuk Taman Depan Rumah

Jangan khawatir jika kamu tidak memiliki lahan lebih untuk taman depan rumah, karena area pintu masuk juga bisa dijadikan sebagai taman. Caranya sederhana, kamu hanya perlu meletakkan sejumlah tanaman dalam pot kecil yang bentuknya beragam.

Susun dengan rapi di sekitar area pintu masuk agar tidak menghalangi jalan masuk para penghuni rumah. Jangan lupa untuk memangkas tanaman yang sudah lebat agar tidak mengganggu pemandangan.

Taman depan rumah ala Jepang

Taman Depan Rumah Jepang

Taman ala Jepang identik dengan rerumputan, pohon, semak-semak, dan bebatuan. Gaya taman ini bisa diterapkan pada taman depan rumah karena elemen-elemennya sangat sederhana. Suasana yang tercipta dari taman ala Jepang ini sangat asri dan damai.

Air terjun di taman depan rumah

Air Terjun Mini Taman Depan Rumah

Taman depan rumah harus disesuaikan dengan menggunakan dekorasi taman yang digunakan. Saat ini sudah tersedia air terjun buatan dalam berbagai ukuran dan tingkatan. Pilihlah yang ukurannya sesuai dengan ukuran taman.

Sebaiknya, air terjun ini diletakkan di sudut taman. Agar tidak terlihat terlalu ramai dan menutupi pesona air terjun, tanamlah bunga-bunga yang kelopaknya berukuran kecil dalam berbagai warna. Jika memungkinkan, letakkan lampu taman di dekat kolamnya agar air terjun ini tetap menawan di malam hari.

Letakkan sebagian saja di atas tangga di taman depan rumah!

Taman Depan Rumah Anak Tangga

Ukuran taman depan rumah tidak memungkinkan untuk menampung semua pot tanaman milikmu? Siasati masalah ini dengan meletakkannya di atas tangga lipat.

Taman Depan Rumah Pot Tangga

Selain menghemat tempat, tangga lipat ini bisa menjadi daya tarik utama dari taman depan rumah. Ide yang sama juga bisa kamu terapkan di taman belakang rumah lho!

Taman depan rumah yang menyatu dengan ruang keluarga

Taman Depan Rumah Menyatu Ruang Keluarga

Taman rumah yang berukuran mini ternyata bisa terlihat luas dengan beberapa trik. Salah satunya adalah membatasi area taman depan rumah dengan ruang keluarga menggunakan pintu kaca seperti ini. Selain itu, kamu juga bisa memakai ide yang sama untuk model taman dalam rumahlho!

Tanaman sebagai penghias pembatas di taman depan rumah

Untuk menciptakan suasana yang asri ternyata tidak dibutuhkan banyak tanaman loh. Kamu bisa menempatkan beberapa tanaman hijau di area pembatas seperti ini. Tanaman-tanaman tersebut bisa menjadi pagar alami yang sederhana namun menambah nilai estetika taman depan rumah.

Taman depan rumah yang sederhana namun tetap cantik

Taman Depan Rumah Sederhana

Taman depan rumah yang cantik tidak selalu harus berukuran luas dan memiliki beragam tanaman. Sejumlah pot berisi bunga berwarna cerah seperti ini pun bisa membuat taman depan rumah menjadi cantik. Jika mau, kamu juga bisa meletakkan pot kecil di atas meja sebagai dekorasi cantik.

Taman depan rumah dengan kolam, Cantik !

taman depan rumah kolam

Siapa bilang hanya taman berukuran besar saja yang boleh memiliki kolam? Taman depan rumah juga berhak untuk memiliki kolam. Hanya saja kamu harus memperhatikan ukurannya.

Buatlah sebuah kolam dengan model air mancur favoritmu yang diisi dengan air dan teratai. Jika memungkinkan untuk membuat sistem pengairan, kamu bisa memelihara ikan kecil di sini, misalnya membuat kolam ikan koi.

Setelah kolam terisi, hiasilah sekeliling kolam dengan bunga warna-warni. Jangan lupa sebarkan bebatuan kecil untuk mencegah tanah menjadi becek akibat cipratan air kolam.

sumber : https://www.dekoruma.com/artikel/59734/inspirasi-taman-depan-rumah-mini

Nekat Membangun Rumah di Musim Hujan?

Nekat Membangun Rumah di Musim Hujan?

Anda memang sebaiknya membangun rumah di musim kemarau. Walaupun panas dan kering, risiko yang akan Anda hadapi jauh lebih sedikit ketimbang membangun rumah di musim hujan seperti saat ini.
Masalahnya, rezeki tak datang sesuai keinginan Anda, bukan?
Tentunya, jika dana sudah siap, dan harga bahan bangunan sedang berada di level rendah, Anda tidak mau menyia-nyiakan kesempatan. 
Namun, apa bisa bangun rumah di musim hujan?
Jawabannya, tentu saja bisa. Namun, “kenekatan” Anda harus juga diimbangi dengan strategi tepat.

Kenali dulu bahan bangunan yang akan Anda gunakan, serta pastikan pekerja membangun rumah Anda bekerja dengan baik.
Yang dimaksud dengan “mengenal bahan bangunan” adalah Anda mengetahui sifat bahan tersebut dan ketahanan bahan terhadap air hujan.

Sebagai contoh yaitu batu kali, yang digunakan untuk pondasi, adalah material sangat tahan air hujan. Maka, ketika hujan datang, jangan sibuk menutupi batu kali dengan terpal. Lebih baik, Anda segera “mengamankan” bahan-bahan lain seperti pasir, batu bata, dan semen.
Pasir sebenarnya tidak perlu diletakkan di tempat tertutup. Namun, pasir dapat dengan mudah terbawa angin keras dan hujan deras. Belilah pasir secara bertahap agar Anda tidak perlu repot menjaga pasir Anda tetap utuh.

Lain halnya dengan batu bata dan semen. Satu atau dua kali, batu bata dapat toleran dengan air hujan. Namun, jika sering terpapar air hujan, batu bata dapat hancur. Untuk itu, berikan alas untuk batu bata. Dengan memakai alas, batu bata tidak akan langsung terkena tanah yang lembab.
Berbeda dengan batu bata, Anda harus super hati-hati dengan semen. Semen dapat mengeras jika terkena air dan udara dalam kelembaban uap air tinggi. Agar terhindar dari hal tersebut, berikan alas balok dan papan untuk semen. Selain itu, belilah semen secara bertahap.

Selain bahan-bahan tersebut, ada baiknya Anda berhati-hati dengan lantai kayu dan papan gipsum. Baik lantai kayu maupun papan gipsum keduanya tersedia dari begitu banyak jenis dan kualitas. Umumnya, kualitas rendah dan standar tidak mampu menahan paparan air hujan.

Selamat membangun rumah!

WA : http://bit.ly/jogjaarsitek
IG : www.instagram.com/jogjaarsitek
FB : www.facebook.com/JogjaArsitek