Tips Pintar Mengubah Ruangan Agar Biaya Design Interiornya Lebih Murah

Tips Pintar Mengubah Ruangan Agar Biaya Design Interiornya Lebih Murah

Untuk bisa merombak dan mengubah penampilan sebuah ruangan yang ada di dalam rumah, memang diperlukan perhitungan yang matang akan paket desain interior rumah yang sesuai dengan budget yang dimiliki, sehingga Anda masih tetap bisa memiliki ruangan yang diinginkan dan juga dengan tema yang Anda pilih. Satu kunci yang wajib Anda tahu dalam merubah interior sebuah ruangan ini adalah ukuran dari tempat tersebut, selanjutnya silakan Anda simak ulasan berikut ini.

Pemilihan warna cat
Jika Anda mempunyai ruang kecil, maka pilihlah warna cat dengan warna netral atau pun warna yang kalem, sehingga ruangan yang ada di dalam rumah tampak lebih besar dan luas. Cat dengan warna netral yang bisa Anda gunakan seperti abu-abu, putih, dan krem. Warna ini memiliki harga jual yang jauh lebih murah bila dibandingkan dengan warna cat yang berwarna.

Pakai cermin untuk berikan cahaya tambahan
Dibandngkan Anda harus membeli sebuah lukisan atau pun barang-barang dekoratif dinding dengan harga yang terbilang mahal, kenapa tidak mempertimbangkan interior design murah. Tambahkan saja cermin yang memiliki ukuran lebih besar didinding, untuk berikan kesan panjang di ruangan serta memberikan pantulan cahaya, sehingga Anda pun tidak perlu membeli lampu hias yang mahal sebagai penerang.

Hiasi ruangan dengan tanaman
Daripada Anda harus membeli patung atau hiasang lain dengan harga yang pastinya tidak murah, Anda dapat menambahkan tanaman hijau disudut-sudut ruangan, sehingga hal ini akan memberikan kesan yang asri dan segar di ruangan. Begitu juga untuk desain interior apartemen murah, tanaman ini juga dapat menyerap polusi serta memberikan udara segar sebagai sirkulasi udara.

Pakai karpet sebagai hiasan
Penghematan biaya tak hanya dilakukan di dalam rumah minimalis saja, tapi perhitungan biaya design interior apartemen juga wajib dipertimbangkan, sehingga mampu menghemat biaya sewa. Rumah maupun apartemen juga harus diberikan hiasan yang cantik dan indah, sehingga penghuninya akan merasa lebih nyaman dan betah berlama-lama di dalamnya. Jika lantai terasa kosong, pecah, atau pun retak, maka Anda tak harus mengganti lantai tersebut, cukup dengan merombaknya dengan yang baru, silakan tutupi bagian lantai ini dengan karpet, sehingga berikan kesan mewah pada ruangan dalam rumah Anda.

Demikianlah tadi tips pintar mengubah ruangan agar biaya design interior lebih murah yang bisa kami informasikan, semoga bermanfaat.

Sumber tulisan : http://www.godean.web.id/

Jenis – jenis Desain Interior

Jenis – jenis Desain Interior

Kita bisa dengan mudah menemukan model dekorasi rumah melalui blog, website dan majalah. Tapi kita sering merasa bingung ketika hendak menerapkannya ke rumah kita sendiri.

Ya, desain yang kita lihat adalah sebuah gambar penuh yang mungkin akan sedikit sulit untuk diaplikasikan secara langsung.

Dekorasi ruangan begitu individual dan unik, untuk itu agar mempermudah mencontek sebuah gaya, ada baiknya kita belajar dasar-dasar model interior desain.

Dengan mengenal satu persatu model desain interior, Anda bisa paham model mana yang disukai dan menjadi panduan mencari model perabot yang tepat. Dikutip dari Homedit, simak perbedaan antar jenis-jenis interior desain berikut ini.

Hasil gambar untuk desain interior

Bohemian (Boho Chic) Style

Gaya Bohemian atau boho-chic adalah segala sesuatu yang mencerminkan individualitas. Gaya ini merupakan wujud dari kebebasan, tampilan modern dan koleksi yang warna-warni. Sebuah ruang dengan gaya boho-chic sangat pas untuk mendefinisikan gaya personal dan estetika Anda.

Coastal Style

Gaya Coastal atau nautical identik dengan nuansa berlibur di pantai yang menenangkan. Cahaya matahari, ombak dan pasir menjadi inspirasi dekorasi yang satu ini.Ruangan yang mengadopsi gaya nautical akan membuat Anda betah berlama-lama karena sentuhan warna biru dan furnitur yang nyaman.

Kontemporer

Gaya kontemporer pada dasarnya merupakan paduan konsep masa kini dan masa depan. Model ini memberikan nuansa hangat dan dingin dalam waktu yang bersamaan.Dengan tampilan yang bersih, hampir jarang menemukan pernak pernik di ruangan kontemporer. Elemen dasar seperti warna netral, bersih dan halus menjadi ciri utamanya.

 Eklektik

Konsep ini mewakili kebebasan berekspresi, tanpa aturan dan banyak permainan mix and match. Gaya eklektik juga berbeda dengan tipe dekorasi rumah lainnya, karena mengombinasikan beberapa jenis gaya menjadi satu.Ruangan pun terasa nyaman untuk ditempati penghuninya. Penyanyi Raisa mengaku bahwa gaya eklektik menjadi inspirasinya untuk mendesain hunian.

Industrial

Gaya industrial merupakan campuran material yang masih mentah. Sedikit sentuhan nyentrik yang bergabung dengan nuansa primitifIndustrial begitu lekat dengan furnitur tekstur, sesuatu yang berwarna abu-abu dan terlihat asli. Dengan ciri khas dinding unfinished dan langit-langit tinggi, ruang industrial terasa sejuk tanpa mengandalkan penyejuk udara.

Minimalis

Model yang satu ini sering dikaitkan dengan konsep modern. Minimalis adalah gaya yang menggabungkan estetika dan keserhanaan.Sebuah ruangan yang mengadopsi gaya minimalis berisi beberapa perabot simpel yang dapat menampilkan efek dekorasi yang maksimal.

Maroko

Mengadopsi dari negeri Maroko, Morrocan Style sangat kaya dengan sejarah, warna dan tekstur. Pola yang ramai dengan warna warni cerah menjadi komponen arsitektur yang ditampilkan di ruangan.Morrocan Style juga identik dengan apresiasi global mengenai desain yang bagus.

Rustic

Gaya rustic begitu lekat dengan segala sesuatu yang alami, dan gaya hidup yang “membumi.” Tidak heran, jika isi perabotnya banyak terbuat dari bahan-bahan buatan tangan, daur ulang dan repurposed.

Skandinavia

Sering disebut juga sebagai gaya Swedish, Skandinavia adalah konsep yang mewakili kehangatan dan keceriaan. Umumnya gaya ini memberi kesan kasual yang terlihat dari campuran perabot yang terlihat simpel namun menawan.

Vintage

Model yang memiliki ciri motif bunga-bunga ini mewakili model kuno yang tak lekang oleh zaman. Perabot vintage umumnya sudah berusia puluhan tahun namun tetap terlihat kokoh dan menawan.Sebuah ruangan yang dihiasi oleh model vintage biasa diisi oleh koleksi antik seperti cangkir dan guci yang terlihat klasik.

Sumber Tulisan. http://www.rumah.com/

Mengatasi Instalasi Listrik Rumah Tidak Stabil

Mengatasi Instalasi Listrik Rumah Tidak Stabil

Tegangan yang tiba-tiba turun sangat menyebalkan. Apalagi bila sedang ada pekerjaan baik di rumah tangga maupun di kantor. Ada cara mengatasinya?

Lagi asyik-asyik bekerja, tiba-tiba lampu meredup atau padam akibat tegangan tidak stabil? Atau lagi asyik menonton TV, TV malah mati sementara lampu meredup? Itu sebenarnya hal yang sering kita alami. Tegangan turun (under voltage)adalah problem yang tergolong sebagai masalah yang siapa pun sering mengalaminya. Tetapi tidak banyak dari kita yang mengetahui kenapa itu bisa terjadi.

Sebelum mengatasi tegangan listrik yang turun naik atau tidak stabil, ada baiknya kita mengetahui kenapa listrik ditempat kita selalu naik turun pada waktu-waktu tertentu. Dalam terminologi power quality, under voltage dikategorikan sebagai fenomena long duration voltage variation. Under voltage biasanya terjadi dalam kurun waktu diatas 1 menit.

Menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers), penurunan tegangan biasanya berkisar menjadi 80% hingga 90% dari nominal voltagenya.

Apa sebenarnya yang menjadi penyebab dari undervoltage? Ternyata penyebabnya beragam. Pada intinya, under voltage dihasilkan oleh adanya low distribution voltage yang digunakan untuk men-supply beban-beban yang berarus tinggi (heavy load). Under voltage juga dapat ditimbulkan oleh adanya proses switching off dari capasitor bank.

Secara umum, jika sumber listrik berasal dari Perusahaan Listrik Negara (PLN),  biasanya terjadi pada waktu petang sampai malam hari sekitar jam 10 malam atau beban puncak. Kemudian dilihat lagi, apakah Anda berada pada daerah industri atau daerah perumahan. Beban puncak pada petang sampai malam hari terjadi untuk area perumahan, akan tetapi mungkin akan berbeda pada daerah industri, karena industri justru menggunakan daya penuh pada waktu jam kerja.

Penyebab lainnya biasanya jarak trafo distribusi PLN ketempat konsumen cukup jauh, sehingga berpengaruh pada tegangan listrik.
Meski tergolong sebagai hal biasa atau sering dialami, fenomena ini tentu tak dapat dianggap remeh.  Apalagi under voltage dapat mengakibatkan overheat, malfunction hingga premature fail (kerusak­an dini).

Hasil gambar untuk trafo PLN

Beberapa perangkat yang sering menjadi sasaran adalah perangkat-perangkat yang menggunakan motor seperti kulkas (refrigerators), dryers, dan AC (air conditioners). Sementara untuk perangkat-perangkat perangkat yang menggunakan battery charging seperti UPS dapat mengalami kegagalan pengisian.

Solusi Mudah
Bila Anda sering mengalaminya, tidak ada salahnya mencoba mengatasinya. Terutama bila Anda tidak menginginkan peralatan listrik di rumah Anda cepat rusak. Beberapa solusi yang biasanya dilakukan untuk menanggulangi under voltage.

Kurangi impedansi dari sistem kelistrikan, misalnya dengan menaikkan size transformer, mengurangi panjang kabel, ataupun mem­perbesar luas penampang kabel.

Lakukan voltage improvement, misalnya dengan melakukan adjustment pada tap setting trafo, atau menambahkan voltage regulator atau automatic on load tap chargers.

Kurangi kebutuhan arus, misalnya dengan melakukan reloading atau pengkoneksian ulang ke substation lain sehingga kebutuhan arus di jalur tersebut dapat dikurangi. Dapat juga dengan memasang shunt capasitor atau VAR compensator. Beberapa cara lain untuk mengurangi kebutuhan arus adalah dengan menaikkan tegangan ke level yang lebih tinggi.

Disarankan juga, memasang stabilizer listrik pada instalasi listrik di rumah atau kantor Anda. Stabilizer listrik biasa juga disebut Stavol –Stabilizer Voltage atau Avr – Automatic Voltage Regulator berfungsi untuk menstabilkan tegangan arus listrik yang tidak stabil atau selalu naik turun. Gunakanlah stabilizer listrik yang baik mutunya.

Tips Merawat Instalasi Listrik di Rumah

Instalasi listrik di rumah juga perlu perawatan.  Secara umum, aset dibedakan menjadi dua, yaitu asset milik PLN dan milik pelanggan. Dalam penyambungan listrik, kabel yang terpasang di Tiang Jaringan Tegangan Rendah (JTR), kabel Sambungan Rumah (SR) sampai ke Alat Pembatas dan Pengukur (APP – terdiri dari KWH Meter dan MCB atau Mini Circulate Breaker) masuk dalam kategori asset milik PLN.

Sedangkan rangkaian kabel yang terpasang sebagai Instalasi Listrik rumah/bangunan merupakan asset milik pelanggan.Nah,a da beberapa cara dalam merawat instalasi listrik, khususnya yang merupakan asset pelanggan.

Satu, pastikan instalasi listrik di rumah/bangunan milih Anda telah terpasang dengan tepat, benar dan aman serta menggunakan material listrik yang terjamin kualitasnya dan sesuai kapasitasnya. Dua, lakukan pemeriksaan rutin, minimal setahun sekali untuk memastikan apakah instalasi listrik masih layak untuk digunakan atau perlu direhabilitasi.

Tiga,jika instalasi listrik telah terpasang lebih dari 5 (lima) tahun, sebaiknya perlu untuk direhabilitasi. Hal ini untuk menjaga agar instalasi listrik tetap layak dipergunakan dan mencegah kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.selain itu, pergunakan peralatan rumah tangga elektronik yang disesuaikan dengan daya tersambung dan kapasitas/kemampuan kabel instalasi listrik yang terpasang.

Hasil gambar untuk ganti kabel rumah'

Empat, jika ingin memasang, merehabilitasi atau memeriksa instalasi listrik, sebaiknya menggunakan jasa instalatir yang resmi terdaftar sebagai anggota AKLI (Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesia). Bila membutuhkan informasi tentang instalatir listrik dapat menghubungi kantor PLN terdekat. Silakan mencoba. (EP)

9 Cara Cerdas Memilih Rumah yang Baik di Perumahan

9 Cara Cerdas Memilih Rumah yang Baik di Perumahan

Membeli rumah hampir sama rumitnya dengan mencari pasangan hidup karena akan menjadi milik kita selamanya. Memilih rumah yang baik akan cukup menyita energi karena kita harus hati-hati untuk menghindari salah langkah dan kecewa dikemudian hari. Memilih rumah di perumahan misalnya, bisa menjadi satu alternatif untuk kamu yang kebetulan sedang mencari rumah.
Untuk kamu yang tertarik membeli rumah di kawasan perumahan, baiknya melakukan beberapa hal di bawah ini.
1. Mengumpulkan Brosur
Banyak perumahan yang menawarkan banyak hal untuk calon pembeli seperti kamu. Kini yang harus kamu lakukan mencari informasi sebanyak-banyaknya soal aneka perumahan terbaik termasuk juga harga-harganya. Kumpulkan brosur-brosur promosi perumahan. Teliti semua kemudahannya juga harganya. Pastikan juga perumahan yang kamu incar memiliki kemudahan akses untuk kendaraan umum.
2. Survei
Langkah ini bisa disebut langkah kelanjutan dari informasi yang sudah kamu dapatkan. Kamu bisa langsung mengunjungi rumah yang kamu incar dari beberapa informasi yang kamu dapatkan.
Setelah mengunjungi rumah yang diincar, kamu tidak perlu langsung memutuskan. Karena masih banyak perumahan-perumahan di sekitar yang bisa kamu bandingkan sebelum mengambil keputusan.
Yang harus diketahui saat melakukan survei rumah di kawasan perumahan misalnya:

a. Arah Rumah
Hal ini perlu untuk mengetahui datangnya sinar matahari. Pilihlah rumah yang menghadap sinar matahari pagi karena lebih sehat dan malamnya kondisi rumah kamu tidak akan panas.
b. Taman
Apakah rumah tersebut menyediakan taman dan fasilitas umum seperti sarana olah raga dan lain-lain. Fasilitas taman saat ini diperlukan untuk bersosialisasi dengan sesama warga, dan juga taman bermain bagi anak-anak bagi kamu yang sudah berkeluarga.
c. Posisi Rumah
Posisi rumah akan menentukan harga rumah di sebuah perumahan. Misalnya kita mendapatkan posisi rumah di pojokan, maka harganya akan lebih tinggi dibanding rumah yang terletak ditengah-tengah. Perlu diketahui posisi hook atau pojokan ini sering jadi incaran banyak pembeli karena kamu bisa mengembangkan rumahmu dengan ukuran yang lebih besar.
d. Kondisi Keamanan
Pastikan perumahan memiliki fasilitas keamanan seperti satpam atau CCTV. Ini penting untuk rumah masa depan kamu. Beberapa perumahan kecil sering tidak menyediakan fasilitas ini.
e. Status Rumah
Biasanya pengembang menyediakan dua pilihan, siap huni atau inden (pembelian barang dengan cara memesan atau membayar lebih dahulu).
Rumah siap huni biasanya rumahnya sudah jadi dan siap ditempati. Kamu bisa melihat rumah secara langsung dan bisa langsung menempati saat sudah membayar atau kreditnya disetujui bank. Sementara rumah inden artinya kamu hanya bisa memilih lokasi dari gambar peta situs perumahan kemudian menunggu 8 bulan hingga dua tahun untuk proses pembangunan rumah.
f. Harga Rumah
Kamu harus bertanya pada pengembang secara teliti. Apakah harga rumah sudah termasuk PPN 10%, biaya Akta Jual Beli (AJB) dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah Bangunan (BPHTB) dan biaya KPR (provisi, notaris, administrasi, asuransi jiwa). Bisa juga kamu meminta diskon khusus harga rumah bila seandainya pengembang tidak membayar biaya-biaya tadi.
Kamu juga bisa bertanya apakah pengembang sudah memiliki kerja sama dengan bank untuk kepengurusan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR). Biasanya kepengurusan KPR di bank yang menjadi langganan pengembang akan memudahkan kamu mendapatkan fasilitas KPR. Tentu saja bila kamu memenuhi syarat.
g. Garansi Kerusakan
Jangan lupa untuk hal yang satu ini yaitu, garansi kerusakan rumah yang kamu beli. Biasanya garansi diberikan selama 3 bulan dari proses serah terima rumah. Waktu tersebut dapat kamu gunakan untuk meminta perbaikan gratis apabila rumah kita bocor, dinding retak atau kerusakan-kerusakan lainnya.
Nah sudah tahu kan, cara cerdas dalam memilih rumah. Bandingkan seluruh informasi yang sudah kamu dapat dari brosur dan pameran perumahan sebelum kamu menentukan pilihan.