Tips Agar Lantai Selalu Bersih dan Mengkilap

Rumah yang bersih pastinya idaman setiap penghuni rumah. Bukan hanya perabot ataupun furniture lainnya yang dijaga kebersihannya, namun juga lantai yang harapannya juga selalu bersih. Akan terasa nyaman dikaki bila lantai bersih, tidak berdebu sehingga ketika menginjak apapun terasa bersih.

Oleh sebab itu, perlu selalu untuk membersihkan lantai mungkin bisa dibilang tiap hari, karena debu rawan sekali mengotori lantai. Pembersihan lantai bisa dilakukan dengan berbagai cara, misalnya dengan menyapu ataupun mengepelnya. Membuat lantai menjadi bersih dan wangi tentu saja tujuan dari membersihkan lantai agar penghuni rumah selalu merasa nyaman dan betah di rumah.

Lalu, bagaimana agar lantai selalu bersih dan kinclong sepanjang hari? Tentu bukan suatu hal yang rumit. Anda bisa membuatnya tetap bersih dan nyaman, asalkan Anda juga rajin membersihkannya. Ini dia tips membersihkan lantai dengan benar agar selalu bersih dan mengkilap.

  1. Membersihkan lantai sesuai jenisnya

Hal terpenting ketika ingin membersihkan lantai ialah memperhatikan materialnya atau bahan dasarnya. Pastikan Anda memahami karakter masing-masing bahan dari lantai yang digunakan. Beberapa lantai dengan bahan dasar tertentu memiliki bentuk perawatan yang berbeda-beda. Berikut cara membersihkan lantai berdasarkan bahan dasar lantai yang digunakan :

  • Lantai Vinyl

Lantai jenis ini tergolong sangat mudah dalam perawatannya. Oleh sebab itu, lantai ini cukup populer digunakan oleh masyarakat Indonesia. Anda cukup dengan melakukan perawatan biasa, misalnya menyapu, mengepel atau hanya menggunakan penyedot debu untuk menghilangkan kotorannya dengan mudah. Apabila terdapat goresan ataupun kotoran yang memang mungkin sulit untuk dibersihkan, Anda juga bisa langsung membersihkannya menggunakan cairan pemutih. Meskipun demikian Anda tetap membilasnya dengan air agar tidak merusak bahan vinyl tersebut.

  • Lantai Kayu

Bila Anda memiliki rumah berlantai kayu dapat membuat tampilan rumah menjadi lebih alami dan dingin. Namun demikian, perawatannya perlu lebih ekstra dibandingkan dengan lantai vinyl. Apabila terdapat noda yang membandel bisa menggunakan pel basah, namun juga tidak disarankan menggunakan banyak air serta sebaiknya menggunakan cairan pel khusus. Untuk perawatan setiap hari, Anda bisa membersihkan menggunakan sapu ataupun vacum cleaner, terutama untuk menghilangkan kotoran berukuran kecil.

  • Lantai Cor

Sebagaimana lantai kayu, ketika akan mengepel lantai cor sebaiknya tidak menggunakan banyak air. Hal ini karena dapat merusak lapisan pelindung pada material cor. Perawatannya juga relatif lebih mudah yakni cukup dengan menyapu secara berkala lalu mengepelnya menggunakan sedikit air.

  • Lantai batu

Lantai jenis ini cukup populer digunakan oleh sebagian masyarakat Indonesia. Biasanya digunakan untuk mempercantik tampilan ruangan dengan nuansa yang lebih alami. Perawatannya tergolong cukup mudah untuk dilakukan, yakni hanya dengan menghilangkan debu dan kotoran menggunakan vacum cleaner maka akan kembali seperti semula. Akan tetapi, ketika Anda menggunakan jenis lantai berbahan ini sebaiknya memberikan bahan pelindung seperti resin. Karena material batu cenderung cukup mudah terkena noda dan agak susah dibersihkan.

  • Lantai Linoleum

Jenis lantai ini memiliki bahan yang cukup mudah dalam perawatannya, yaitu cukup menggunakan sapu ataupun vacum cleaner. Bila ada noda menempel, bisa langsung membersihkan menggunakan spons atau kain basah yang dicelupkan ke dalam larutan pel.

  • Lantai jenis keramik

Ini sangat populer digunakan oleh sebagian orang karena perawatannya cenderung mudah dan lebih fleksibel. Apalagi pilihan warna juga beragam, sehingga akan bisa menambah kecantikan ruangan. Selain itu, juga lebih mudah untuk dibersihkan, cukup dengan menyapu dan vacum cleaner atau cairan pel apa saja.

  1. Tidak membiarkan kotoran menempel terlalu lama

Agar lantai lebih mudah dibersihkan maka jangan selalu membiarkan kotoran menempel terlalu lama. Karena akan semakin sulit untuk dibersihkan. Sebagai contoh kotoran yang basah dan dibiarkan mengering maka akan semakin sulit untuk dibersihkan. Oleh sebab itu, perlunya membersihkan sisa-sisa makanan yang jatuh maupun kotoran lainnya sesegera mungkin.

  1. Menggunakan alat yang bersih ketika membersihkan

Hal yang perlu diperhatikan ketika akan membersihkan lantai ialah menggunakan alat pembersih yang benar-benar bersih, agar lantai bisa bersih maksimal. Terutama ketika Anda menggunakan alat pel. Pastikan terlebih dahulu bahwa alat yang digunakan untuk mengepel benar-benar bersih. Jika alat pel yang digunakan kotor kemungkinan hasilnya menjadi tidak maksimal dan kotor juga.

  1. Melakukan kegiatan bersih-bersih secara berkesinambungan

Bersih-bersih tidak hanya dilakukan sekali, namun perlu berkesinambungan. Oleh sebab itu, lakukan secara berkelanjutan. Tiap hari akan lebih baik untuk membersihkan lantai agar terlihat bersih dan nyaman untuk digunakan. Bila hal ini dikerjakan secara berurutan maka akan selalu terlihat bersih dan mengkilap.

  1. Menggunakan cairan pembersih yang sesuai

Ketika akan membersihkan lantai, gunakan cairan pembersih yang sesuai. Hal ini karena dikhawatirkan akan merusak bahan keramik atau lantai yang digunakan. Bisa jadi beberapa lapisan mengelupas dan terlihat tidak menarik lagi untuk digunakan.

  1. Menjaga rutinitas dalam membersihkan lantai

Membersihkan lantai memang bukan hal yang rumit. Akan tetapi, untuk menjaga rutinitas itu perlu perhatian dan kesadaran tersendiri terkait pentingnya membersihkan dan menjaga kebersihan lantai. Bila hal tersebut telah menjadi kebiasaan tentu bukan hal yang rumit lagi untuk menjaga kebersihan lantai.

Itulah beberapa tips untuk membuat lantai terasa nyaman dan selalu bersig serta mengkilap. Anda bisa memulai membersihkan dari sekarang, sehingga akan menjadi kebiasaan. Agar selalu mengkilap Anda juga bisa mencari berbagai cara atau metode dalam menjaga kebersihan lantai. Selamat mencoba.

Tips Membuat Meja Makan Selalu Rapi dan Nyaman

Meja makan yang rapi, tata letak dan penempatan juga teratur pasti membuat seluruh penghuni rumah menjadi betah untuk berlama-lama di meja makan. Apalagi sambil menikmati makanan yang lezat ditemani obrolan ringan seluruh anggota keluarga. Pasti akan menjadi kenangan yang akan sangat dirindukan.

Semua itu bisa dicapai bila didukung dengan penataan meja makan yang selalu rapi, bersih juga membuat nyaman. Bukan hal yang mudah memang untuk dapat diperoleh kondisi meja makan yang memberikan rasa nyaman untuk seluruh anggota keluarga. Namun, bisa dilakukan dengan menari berbagai informasi dan inspirasi dari internet ataupun meminta saran dan pendapat kepada kerabat atau sahabat.

Photo by Sidekix Media on Unsplash

Dalam artikel ini juga akan dibahas mengenai tips-tips untuk memperoleh kondisi meja makan yang selalu nyaman untuk anggota keluarga. Tips ini bisa Anda coba dan tiru untuk meja makan rumah Anda. Ini dia tipsnya.

  1. Selalu gunakan meja makan hanya untuk makan saja

Keberadaan meja makan terkadang sering disalah gunakan oleh beberapa orang. Mereka beranggapan bahwa meja makan bisa juga digunakan untuk keperluan lainnya, misalnya meja belajar, menaruh barang, dan sekaligus meja untuk mengerjakan p ekerjaan pada laptop. Tentu hal ini bisa membuat meja makan terasa penuh dan menjadi tidak nyaman bila digunakan untuk makan. Sebaiknya, fungsikan meja makan sebagaimana fungsinya yakni hanya sebagi meja untuk menyajikan hidangan yang akan dimakan bersama seluruh anggota keluarga.

  1. Menyediakan tempat penyimp anan di dekat meja makan

Meja makan juga terkadang digunakan sebagai tempat untuk menyimpan suatu barang. Hal ini membuat meja terkesan penuh dan sesak. Oleh sebab itu, alangkah baiknya untuk menyediakan tempat penyimpanan tersendiri di dekat meja makan. Misalnya penyimpanan piring, sendok, gelas dan lain sebagainya yang memang dibutuhkan saat akan makan.

  1. Memasang table runner

Memasang table runner atau taplak meja menjadi salah satu cara untuk menjaga agar selalu tampak rapi dan teratur. Tidak hanya melindungi meja makan dari goresan dan lain sebagainya, namun juga menambah nilai estetika dari meja makan yang mungkin memang sudah tampak kusam. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan vas bunga, lilin dan hiasan lain untuk menambah kesan indah pada meja makan.

  1. Selektif memilih bahan meja makan

Apabila Anda tidak ingin menggunakan table runner, Anda bisa memilih bahan yang berkualitas baik untuk meja makan Anda. Biasanya meja makan yang terbuat dari kaca dan marbel biasanya merupakan pilihan yang terbaik dan memiliki sifat yang mudah dibersihkan. Meskipun demikian, ketika ingin menggunakan meja makan yang berbahan dasar kaca, maka harus lebih berhati-hati karena mudah pecah. Hindari menempatkan hiasan yang berat sehingga membuat meja kaca mudah retak.

  1. Selalu bersihkan setelah makan

Langkah terakhir agar meja makan selalu rapi ialah selalu membersihkan meja makan setelah selesai digunakan. Bersihkan sisa-sisa piring kotor, serta sisa makanan yang memang belum habis. Simpan kembali ke lemari makanan atau tempatkan pada meja lainnya. Bersihkan juga tempat untuk lauk, buah ataupun sayur, sehingga meja makan kembali tampak rapi.

Itulah beberapa tips yang bisa dicoba agar meja makan selalu rapi dan nyaman untuk keluarga. Anda bisa meniru beberapa cara tersebut atau dapat juga mencoba menggunakan inisiatif sendiri sehingga bisa diperoleh hasil yang lebih memuaskan. Selamat mencoba.

Cara Mencegah Banjir Agar Tidak Mudah Masuk ke Rumah

Banjir memang menjadi momok tersendiri bagi warga masyarakat. Apalagi ketika musim hujan yang deras mengguyur dan drainase kurang baik. Tentunya potensi banjir sangat mungkin terjadi, apalagi di kawasan lebak dan dataran rendah.

Bila banjir terjadi, air bisa masuk ke dalam rumah dan membuat lingkungan terkesan kotor. Belum lagi bila genangan cukup lama bisa membuat furniture mudah rusak bahkan berjamur atau lapuk.

rumah mewah jogja arsitek 4

Kondisi ini tentu membuat penghuni rumah merasa tidak nyaman. Bagi mereka yang memang memiliki hunian lebih dari 1 lantai bisa memanfaatkan ruangan lantai 2 dan seterusnya untuk tetap bercengkerama dengan keluarga dengan nyaman. Untuk yang ada di lantai 1, jangan khawatir karena tetap ada beberapa langkah yang bisa mencegah banjir masuk ke dalam rumah. Langkah ini penting untuk diketahui oleh seluruh masyarakat yang memang tinggal di daerah yang rawan banjir.

  1. Membuat biopori atau sumur resapan

Salah satu hal yang bisa menyebabkan banjir ialah karena air tidak mudah meresap ke dalam tanah. Oleh sebab itu perlu membuat suatu lubang biopori atau sumur resapan untuk mempermudah air meresap ke dalam tanah. Ini bisa dilakukan dijalan-jalan raya menuju rumah ataupun halaman yang memang diaspal agar mengurangi potensi banjir.

  1. Menguruk tanah

Apabila tanah di sekeliling rumah Anda lebih rendah Anda bisa menguruknya terlebih dahulu agar banjir tidak masuk ke dalam rumah. Cara ini bisa dilakukan dengan mengurug halaman paling dekat dengan rumah menjadi lebih tinggi atau membuat suatu penghalang agar air tidak mudah masuk ke dalam rumah.

  1. Hindari membuang sampang ke sungai atau selokan

Salah satu penyebab banjir ialah luapan air sungai. Air suangi bisa meluap apabila salurannya tersumbat oleh sampah ataupun penghalang lainnya. Kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah di sungai terkadang masih tergolong rendah. Akibatnya, tumpukan sampah yang ada akan menyumbat aliran air sungai dan berdampak pada luapan. Jika sudah terjadi seperti ini maka banjir sudah tidak dapat terbendung lagi.

  1. Meninggikan lantai rumah

Cara ini tergolong cukup efektif untuk mencegah air masuk ke rumah. Namun, membutuhkan biaya yang cukup besar. Anda juga perlu memperhatikan mengenai tinggi plafon, utilitas dan lain sebagainya agar peninggian lantai tidak mengganggu fungsi bangunan lainnya. Pilihan ini cenderung jarang digunakan karena agak rumit dan butuh biaya yang cukup banyak.

  1. Menjaga kebersihan saluran air secara rutin

Ketika menghadapi musim penghujan, alangkah baiknya untuk memulai membersihkan segala saluran air. Hal ini dilakukan untuk mencegah kemungkinan terjadinya penyumbatan di saluran tersebut. Perawatan saluran bisa juga dilakukan secara rutin agar selalu bersih. Kegiatan ini bisa dilakukan secara gotong royong bersama seluruh anggota masyarakat

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah agar air hujan ataupun luapan air tidak mudah masuk ke dalam rumah. Anda juga bisa menanyakan dengan orang yang memang berpengalaman di bidangnya terkait cara-cara penanggulangan banjir. Bisa juga memilih cara yang memang telah Anda gunakan sebelumnya. Selamat mencobaa..

Tips Desain untuk Fasad Hunian Minimalis yang Bisa Anda Tiru

Fasad rumah memiliki kedudukan yang relatif penting dalam sebuah penampilan rumah. Akan terlihat mewah, megah ataupun elegan bergantung dari bentuk fasad rumah. Terkadang fasad luar atau kenampakan luar bangunan tidak menunjukkan isi di dalamnya, namun ada juga yang memang sesuai dengan tampilan luar.

Beberapa orang justru lebih mementingkan bagian interior rumah yang lebih dipercantik daripada fasadnya. Namun ada juga yang mementingkan fasad dibanding interiornya. Ada juga yang memang dengan sengaja untuk menampilkan sisik menarik dari keduanya. Pilihan tersebut bergantung dari pribadi masing-masing penghuninya.

Photo by Ralph (Ravi) Kayden on Unsplash

Dalam hal rumah minimalis, pemilihan fasad terkadang sulit untuk ditentukan. Mengingat konsep minimalis lebih cenderung diartikan sebagai sesuatu yang sederhana dan tidak neko-neko.

Namun demikian, tetap perlu terlihat lebih bagus dan elegan ketika dipandang mata. Ada bisa mencari berbagai sumber inspirasi agar diperoleh desain fasad minimalis yang sesuai dengan konsep yang diinginkan.

Berikut beberapa tips dan trik yang dapat membantu Anda untuk menghasilkan desain fasad minimalis

  1. Memberikan jendela ataupun ventilasi yang fungsional

Berawal dari kata minimal, gaya desain minimalis lebih menekankan pada elemen yang sederhana. Bisa dimulai dari elemen jendela ataupun bukaan pada fasad rumah. Penambahan unsur jendela ini juga bisa merupakan unsur dekoratif pada fasad rumah. Meskipun demikian, fasad tetap berfungsi dengan baik sebagai ventilasi udara. Hasilnya pasti terkesan minimalis namun cukup manis untuk dilihat.

  1. Frame geometris

Ketika mulai membicarakan fasad rumah, umumnya langsung tertuju pada kondisi rumah tampak depan dan hanya sebatas dinding saja. Padahal fasad itu banyak elemen yang berperan di dalamya. Perlu suatu kreativitas tersendiri memang ketika akan membuat suatu desain fasad yang menarik. Fasad juga bisa terbentuk dari elemen atap yang dilipat dan menerus sebagai elemen dinding dan akhirnya menjadi sebuah bingkai yang manis untuk tampak luar rumah 

  1. Hamparan atap yang lebar

Elemen atap juga bisa menjadi fokus utama dalam usaha mendesain fasad rumah. Misalnya bangunan dengan atap yang datar dan menyatu dengan bentuk dinding rumah akan memberikan kesan unik sekaligus estetik. Bahkan ada juga yang terlihat seolah-olah atap tersebut melayang. Bentuk atap lainnya misalnya pada hunian konsep industrial cenderung atap yang kompak dan menyatu dengan bangunan. Hal ini pun masih tetap terlihat menarik dan juga estetik.  

  1. Fasad yang fleksibel

Hal lain terkait fasad rumah ialah perlu dikoreksi kembali terkait dengan fleksibilitas rumah itu sendiri. Dewasa ini fasad atau tampak rumah dapat lebih fleksibel dan menyesuikan perkembangan zaman. Beberapa fasad juga memperhatikan ornamen lainnya misalnya jendela rumah. Terkadang jendela rumah pada lantai dua dan tiga bisa dibuka hanya sesuai keinginan penghuni rumahnya saja. Dengan demikian, tampak rumah akan selalu berubah sesuai dengan kebutuhan pemilik.

  1. Warna Putih dan Sederhana

Anda merasa kesulitan untuk menemukan desain fasad yang diinginkan? Cobalah untuk membiarkan tampak rumah berwarna putih saja. Ini merupakan salah satu pilihan desain fasad yang termudah. Anda bisa mengkombinasikan dengan berbagai warna dan ornamen lainnya pada hunian Anda, sehingga makin tampak estetik dan juga elegen. Seperti apapun bentuk fasad, sentuhan warna putih akan memberikan kesan yang bersih, natural serta mewah sekaligus. Anda juga tidak perlu bingung bagaimana memadukan warna, karena warna ini cenderung cocok dikombinasikan dengan warna apapun.

  1. Paduan Material Alami dan Artifisial

Dalam hal material bangunan yang digunakan, aspek ini juga menjadi salah satu faktor yang dapat membantu dalam menciptakan desain fasad minimalis. Ciri khas dari fasad minimalis ialah makin sedikit jumlah material yang digunakan maka semakin dekat dengan konsep minimalis. Beberapa ide konsep fasad minimalis ialah bangunan rumah dengan fasad yang terdiri atas 2 material saja yakni material beton dipadukan dengan bambu yang mengandung unsur natural. Perpaduan ini dianggap cerdas karena bisa menggabungkan beberapa konsep sekaligus dengan hasil yang tidak terkesan berlebihan.

  1. Merah bata yang kontras

Material lain yang bisa digunakan ialah bata merah. Batu bata ini dibiarkan tetap berwarna merah, selanjutnya dipadukan dengan warna cat tembok yang putih. Hasilnya memberikan sentuhan akhir yang lebih kontras dan juga terkesan minimalis.

Itulah beberapa konsep ide dan cara mendapatkan desain fasad yang minimalis. Beberapa contoh          lainnya dapat Anda dapatkan di berbagai media sosial ataupun Anda bisa bereksperimen sendiri sesuai dengan imajinasi Anda. Hasil yang diperoleh tentunya akan sesuai dengan apa yang Anda harapkan. Selamat mencoba.

Intip Kelebihan dan Kekurangan Desain Dapur Terbuka

Hunian modern saat ini telah banyak diminati oleh sebagian besar orang. Banyak yang telah sadar bahwa hunian bukan hanya berstatus sebagai tempat tinggal, namun juga menunjukkan status sosial. Dengan mengusung tema modern, penghuni rumah akan merasa lebih nyaman, gagah dan bisa lebih percaya diri. Desain hunian modern biasanya juga dilengkapi dengan konsep dapur terbuka. Umumnya menyatu dengan ruangan lain dan tanpa sekat, sehingga dapat melihat ruangan secara lebih luas.  

Photo by Sidekix Media on Unsplash

Ketika Anda memutuskan untuk membuat konsep dapur terbuka, perlu dipertimbangkan terlebih dahulu kelebihan dan kekurangannya. Jangan sampai hal tersebut justru mengganggu fungsi dari ruangan itu sendiri. Bila dengan tanpa sekat justru membuat anggota keluarga tidak nyaman, maka lebih baik menggunakan sekat. Berikut ulasan mengenai kelebihan dan kekurangan menggunakan dapur terbuka.

Kelebihan dapur terbuka

  1. Memudahkan komunikasi

Konsep desain dapur yang tanpa sekat dengan ruangan lainnya akan memudahkan bagi anggota keluarga untuk berkomunikasi satu dengan yang lainnya. Selain itu, juga memudahkan untuk memantau aktivitas penghuni rumah ketika berada di dapur.

  1. Menghemat ruangan dan sekat

Konsep yang terbuka bisa membuat ruangan menjadi lebih hemat. Selain itu, tidak banyak menggunakan sekat, sehingga pengeluaran tidak lebih banyak. Anda juga bisa menggunakan satu furniture untuk dua fungsi ruangan, seperti melebut fungsi kitchen Island untuk menyiapkan makanan dan sekaligus meja makan.

  1. Membuat bau masakan bisa cepat hilang

Meski sudah menggunakan cooker hood, kadang bau masakan yang cukup tajam bisa masih tercium dari dalam rumah. Ketika dapur terbuka langsung terhubung hingga ke halaman luar, umumnya udara panas dan bau masakan akan bisa langsung terlepas ke uadara. 

  1. Sirkulasi udara lebih lancar

Pada umumnya dapur terbuka dilengkapi dengan jendela atau bukaan besar menuju suatu ruang ataupun taman. Dengan demikian, udara dan cahaya matahari bisa masuk secara lebih leluasa. Bila kondisi sirkulasi udara serta cahaya baik, akan menyebabkan dapur terhindar dari kondisi lembab serta bau

 

Kekurangan dapur terbuka

  1. Memiliki resiko cukup tinggi untuk dimasuki serangga hama

Resiko yang paling utama ketika memiliki dapur terbuka ialah dimasuki oleh serangga hama atau hewan-hewan lainnya. Sebagai contoh hama tikus dan kecoak akan masuk ke dapur bila dapur tidak dijaga dengan baik. Ketika musim hujan tiba, biasanya juga banyak cacing-cacing tanah yang masuk. Untuk itu Anda perlu menumpan bahan makanan dengan tutup yang rapat agar tidak terkena serangga hama.

  1. Dapur beresiko menjadi lebih cepat kotor

Dibandingkan dapur dengan konsep tertutup, dapur terbuka cenderung lebih cepat kotor karena debu dari luar bisa dengan mudah masuk ke dalam. Resiko kotor juga bisa terjadi karena efek tampias air hujan saat musim hujan tiba. Anda bisa mencegahnya dengan memasang atap ataupun kanopi yang cukup menutupi area perbatasan antara dapur dan taman.

  1. Membutuhkan perawatan yang lebih ekstra

Ketika Anda sudah memutuskan untuk menggunakan dapur terbuka, Anda harus sudah siap untuk selalu membersihkannya setiap saat. Apabila dapur dibiarkan kotor pastinya akan menjadi tidak sedap dipandang, apalagi bisa dilihat dari seluruh ruangan. Oleh sebab itu, perlu memastikan bila peralatan dapur yang digunakan juga sering dibersihkan.

Itulah beberapa kelebihan   dan kekurangan dari dapur terbuka. Anda bisa mempertimbangkan terlebih dahulu sembelum mumutuskan untuk menggunakan konsep dapur terbuka untuk rumah Anda. Selamat mencobaa…

Tagihan Listrik Membengkak? Ini Dia Cara Mengatasinya Agar Tetap Hemat

Listrik, merupakan suatu teknologi yang tidak dapat dipisahkan dalam suatu hunian. Keberadaannya sangat dibutuhkan karena untuk menerangi dan menjadi sumber cahaya bagi ruangan. Bahkan sejak pandemin Covid-19 penggunaannya meningkat drastis.

Banyak perkerjaan yang biasanya offline menjadi online dan dikerjakan di rumah. Otomatis, listrik menjadi kebutuhan yang sangat penting. Bayangkan jika tidak terdapat listrik, pasti segala aktivitas akan lebih sulit untuk dilakukan.

Photo by Sidekix Media on Unsplash

Semakin banyak penggunaan listrik di rumah, maka jumlah tagihannya juga akan semakin meningkat. Apalagi jika tiap hari bekerja di rumah, belum lagi aktivitas lainnya seperti memasak nasi, setrika, mencuci dengan mesin cuci, tentu beban yang semakin banyak membuat biaya listrik juga membengkak. Meskipun demikian, tetap ada jalan keluar agar tagihan yang dihasilkan tidak begitu memberatkan. Simak yuk tips berikut ini

  1. Mengatur target dan jam kerja

Pengaturan ini biasanya dilakukan terhadap perangkat elektronik penunjang kerja, misalnya laptop. Perlu menggunakan dengan lebih terjadwal agar produktivitas dapat lebih optimal.

  1. Memanfaatkan cahaya alami yakni sinar matahari

Dibandingkan menggunakan cahaya dari sumber listrik, Anda bisa memanfaatkan sinar matahari sebagai cahaya alami untuk penerangan rumah, baik pagi maupun sore hari. Hal ini akan lebih menghemat jumlah energi yang digunakan. Meskipun tidak bisa menerangi seluruh ruangan, namun ini bisa mengurangi jumlah energi listrik yang digunakan.

  1. Memanfaatkan sirkulasi udara alami

Salah satu cara untuk menghemat energi listri lainnya ialah memanfaatkan sirkulasi udara alami dibanding menggunakan AC. Jika terpaksa Anda bisa menggunakan kipas angin yang memang lebih hemat dibandingkan menggunakan AC.

  1. Memilih dan menggunakan perangkat yang sifatnya hemat energi

Beberapa alat yang digunakan di rumah memang pada umumnya berpengaruh signifikan terhadap listrik yang digunakan. Sebagai contoh lampu. Ada tiga jenis lampu yang bisa digunakan yakni LED, Neon, dan bohlam lampu pijar. Dari berbagai penelitian mengenai sumber energi terbarukan diketahui bahwa penggunakan lampu LED cenderung lebih hemat dibandingkan dengan lampu pijar biasa.

  1. Menggunakan perangkat-perangkat yang cerdas

Beberapa perangkat elektronik dilengkapi dengan teknologi yang memungkinkan otomatis atau dikontrol melalui gadget. Hal ini bisa mempermudah untuk mematikan dan menghidupkan kembali ketika Anda sedang tidak ada ditempat.

  1. Sebaiknya tidak menggunakan elektronik stand-by mode

Beberapa alat elektronik misalnya televisi dan mesin cuci, cenderung berada pada mode stand-by. Hal ini karena saat tidak digunakan perangkat tersebut tidak benar-benar dimatikan atau dicabut kabelnya. Tentu saja ini bisa membuat boros energi. Apabila perlatan tersebut tidak digunakan dalam jangka waktu yang relatif lama, alangkah baiknya untuk mencabut kabelnya. Apabila tidak dilakukan seperti ini bisa menjadi salah satu penyebab membengkaknya tagihan listrik.

Itulah beberapa tips untuk membuat agar tagihan listrik tidak membengkak. Anda bisa mencobanya dirumah dan memulai secara rutin untuk menerapkan gaya hidup hemat energi, sehingga tagihan listrik dapat tetap stabil. Selamat mencoba…