Tips Merancang Rumah Sehat tanpa Ribet

Tips Merancang Rumah Sehat tanpa Ribet

Hidup sehat adalah hal yang penting, apalagi sedang musim Pandemi seperti sekarang ini. Beberapa referensi menyebutkan bawa kondisi lingkungan rumah tinggal akan mempengaruhi kesehatan penghuninya, baik fisik maupun psikologis.

Hunian yang aman, nyaman dan tentunya sehat akan memberikan banyak manfaat seperti memberikan ketenangan, menjadi tempat perlindungan, dan juga membangun suasana yang haromonis dalam kehidupan keluaraga.

Sebenarnya bukan hal yang sulit untuk mendapatkan hunian yang sehat. Ada cukup berdiskusi dengan semua anggota keluarga dan memenuhi kebutuhan rumah sesuai harapan mereka. Dengan demikian, mereka akan lebih rileks dan betah tinggal di rumah. Penghuni rumah yang rileks tentu menandakan bahwa suasana rumah memberikan efek psikis yang baik bagi penghuninya. Kondisi seperti ini sudah termasuk rumah yang sehat.

Bila Anda ingin tips lainnya, simak dulu yuk beberapa hal berikut yang mungkin bisa sebagai referensi Anda.

artikel jogja arsitek
Photo by Digital Marketing Agency NTWRK on Unsplash
  • Pencahayaan yang maksimal

Pencahayaan yang memadai dapat menambah suasanya nyaman di dalam rumah. Sinar matahari yang mencapai ruangan dengan maksimal dapat meningkatkan kesehatan penghuninya karena cahaya matahari dapat membunuh berbagai macam bakteri dan mengurangi kelembaban di rumah.

Agar dicapai pencahyaan yang maksimal, rumah harus dilengkapi dengan banyak ventilasi maupun jendela yang tentunya telah dipikirkan desainnya terlebih dahulu dengan matang.

  • Sirkulasi udara lancar

Hunian dengan udara yang sejuk ialah impian setiap orang. Ruangan akan terasa lebih segar dan tidak pengap bila sirkulasi udara dapat berjalan dengan lancar. Umumnya, rumah yang sehat memanfaatkan ventilasi dengan sistem cross ventilation, sehingga terjadi pergantian udara dari dan keluar rumah. 

  • Pemilihan perabot yang sesuai ukuran

Ukuran perabot rumah yang terlalu besar atau menaruh perabot dalam jumlah yang terlalu banyak dalam satu ruangan, dapat mengganggu kenyamanan penghuni rumah.

Seseorang yang tinggal di ruangan itu biasanya akan lebih cepat merasa bosan dan jenuh, karena meilihat sekeliling ruangan yang terlalu penuh.

Untuk mengatasinya, dapat dengan menggunakan pemilihan perabot yang disesuaikan dengan kondisi ruangan maupun menurut pentingnya saja (bisa juga perabot yang multifungsi). Jika dirasa ada perabot yang tidak terlalu sering digunakan, lebih baik dipindahkan, agar tidak memenuhi ruangan.

  • Menggunakan bahan-bahan atau material yang aman

Perlu diketahui bahwa untuk menjamin kesehatan seluruh penghuni rumah, perlu penggunakan material yang tidak mengandung zat-zat berbahaya bagi kesehatan. Misalnya asbes, cat sintesis, politur, melamin adalah contoh dari beberapa material yang perlu dihindari penggunaanya.

  • Pemilihan warna yang tepat untuk interior rumah

Secara psikologis, warna mempengaruhi kondisi psikologis seseorang. Pemilihan warna netral dan terang akan memberikan kesan nyaman bagi penglihatan. Sementara warna putih, sangat cocok untuk ruangan yang sempit, sehingga sekilas akan tampak lebih lebar dan luas. Perlu dihindari penggunaan warna-warna terang danmencolok seperti merah karena dapat membuat mata Anda menjadi lelah.

  • Kesadaran akan perawatan rumah

Hal yang paling utama untuk menjaga rumah tetap sehat ialah kesadaran penghuni rumah untuk merawat dan membersihkan rumah setiap waktu, agar kenyamanan tempat tinggal dapat terjaga. Misalnya lantai atau perabot berdebu, maka masing-masing penghuni rumah harus memiliki kesadaran untuk segera membersihkannya, agar tidak mengganggu kenyamanan dan kesehatan.

Masih banyak lagi tips yang bisa Anda coba untuk membuat rumah Anda sehat dan nyaman tanpa ribet. Anda bisa mengisi ruangan dengan furniture sesuai tingkat kenyamanan dan kepuasan Anda. Rumah yang sehat pada intinya rumah yang mampu membuat penghuninya merasa nyaman secara fisik maupun psikis, karena rumah adalah tempat untuk pulang dari segala riuh aktvitas.