Quantity surveyor masih sering terdengar asing di telinga beberapa orang. Padahal, profesi ini merupakan titik sentral suatu proyek konstruksi. Misalkan Anda ingin membangun rumah, ada baiknya menggunakan jasa mereka. Mengapa demikian?
Artikel ini akan membedah tuntas apa itu quantity surveyor dan membahas secara rinci tugas dan kewajiban mereka. Selamat membaca!
Apa Itu Quantity Surveyor?
Quantity surveyor (QS) adalah profesional atau ahli yang berperan sentral dalam industri konstruksi. Mereka memiliki tanggung jawab terkait pengelolaan aspek keuangan dan juga pengeluaran dalam sebuah proyek konstruksi. Cakupan kerja mereka adalah mulai dari perhitungan biaya sampai dengan manajemen anggaran.
QS juga memiliki keterlibatan dengan proses pengadaan, kontrak, pemantauan pengeluaran, hingga pemecahan masalah terkait dengan perubahan dan klaim dalam proyek konstruksi. Jadi, mereka adalah titik utama yang berperan untuk memastikan bahwa proyek berjalan sesuai dengan rencana anggaran yang sudah ditetapkan. Mereka juga harus memastikan kualitas dan kepatuhan jalannya pekerjaan sesuai dengan spesifikasi proyek yang ditetapkan.
Tugas Quantity Surveyor
Seorang quantity surveyor memiliki tugas-tugas yang rinci sebagaimana daftar berikut ini:
- Pengawasan dan Pengendalian Biaya
Paling utama, seorang QS berkewajiban untuk melakukan perencanaan, pengawasan, dan pengendalian biaya dari tahap awal sampai selesainya proyek konstruksi. Di tahap inisiasi, QS hanya memiliki kewajiban memberikan informasi yang umum terkait patokan biaya konstruksi, tak lebih dari itu. Di tahap perencanaan, barulah mereka akan membuat perencanaan biaya sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan oleh pemilik proyek. Masuk ke tahap konstruksi, tugas mereka adalah mengawasi dan mengendalikan pekerjaan proyek agar tetap berjalan sesuai rencana dan tidak melenceng dari anggaran yang ditetapkan. Di tahap penyelesaian, semua hasil yang telah mereka laksanakan akan disimpan dan dapat digunakan sebagai data acuan pada proyek berikutnya yang sejenis.
- Manajemen Perubahan
Apabila dalam suatu proyek terjadi perubahan, seperti perubahan desain maupun perubahan cakupan kerja, quantity surveyor akan bertindak sebagai pengevaluasi dampak dari perubahan tersebut. Hal demikian menjadi tugas seorang QS karena perubahan yang tidak terstruktur bisa saja akan memengaruhi biaya dan menimbulkan kendala berkelanjutan pada proyek.
- Penghitungan dan Estimasi Biaya
QS bertanggung jawab untuk melakukan penghitungan dan juga estimasi terhadap biaya yang diperlukan untuk menjalankan proyek konstruksi. Mereka wajib untuk melakukan analisis yang rinci terhadap rencana dan juga spesifikasi proyek agar dapat menentukan banyaknya dana yang dibutuhkan. Dana yang dibutuhkan tersebut ditujukan untuk menentukan material, tenaga kerja, peralatan, dan biaya lainnya.
- Pemantauan Pengeluaran
Orang yang berada di posisi QS juga memiliki tugas untuk secara teratur melakukan pengecekan terhadap pengeluaran proyek, mengaudit tagihan dari kontraktor, dan melakukan pemeriksaan kelayakan biaya yang diajukan. Di tahap penyelesaian, mereka bertanggung jawab untuk melakukan rekapitulasi dan memastikan tagihan pekerjaan yang bertambah atau berkurang, juga berhak untuk menetapkan denda-denda.
- Sebagai Arbitrator
Adanya perselisihan di dalam proyek yang berkaitan dengan kontrak juga menjadi tanggung jawab bagi kehadiran mereka. Hal ini karena mereka memiliki kemampuan dalam pemahaman kontrak dan juga administrasi proyek sehingga menempatkan diri mereka menjadi seorang arbitrator dalam suatu proyek. Mereka dapat bertindak apabila ada permasalahan atau konflik yang terjadi oleh pemilik proyek dengan kontraktor, ataupun antara kontraktor dan juga subkontraktor.
- Pengolahan Dokumen
Seorang quantity surveyor bertugas untuk mengolah dokumen lelang yang di dalamnya terdapat Bill of Quantity (BoQ). Pada BoQ tersebut, mereka harus menyusun uraian pekerjaan yang kemudian akan dilelang jika sudah terbentuk secara komprehensif. Dokumen tersebut harus lengkap dan melingkupi seluruh pekerjaan, mulai dari pekerjaan galian, pekerjaan MEP, dan lain-lain.
- Pengadaan
Mereka juga memiliki hak untuk terlibat dalam pengadaan bahan dan jasa yang diperlukan dalam suatu proyek. Keterlibatan dalam proses tender dan negosiasi kontrak, membuat mereka juga mampu untuk menentukan pilihan terhadap penyedia barang dan jasa yang paling tepat untuk suatu proyek. Mereka akan melakukan penentuan tersebut dengan cara berkaca pada kemampuan anggaran proyek.
Itulah tadi pembahasan terkait definisi quantity surveyor beserta dengan penjabaran tugas-tugasnya secara komprehensif. Apabila Anda tertarik menggunakan jasa quantity surveyor pada proyek Anda, cobalah untuk menghubungi Jogja Arsitek! Kami bersedia untuk mengawal proyek Anda dari proses paling awal sampai ke tahap penyelesaian. Jangan ragu, kami telah menyelesaikan puluhan proyek dan berpengalaman selama sepuluh tahun lebih. Selain itu, kami juga bersinergi dengan ahli dan penyedia jasa yang terpercaya. Jadi, segera hubungi kami!



