Pentingnya Menyusun RAB sebelum Membangun Rumah dan Gedung

Banyak hal yang harus kamu siapkan ketika ingin membangun rumah. Entah itu rumah minimalis, rumah mewah, rumah komersil, ataupun rumah yang akan digunakan pribadi oleh keluarga. Persiapan tersebut meliputi gambar perencanaan bangunan, izin IMB, desain rumah, sampai RAB. Semua itu perlu dipersiapkan agar rumah yang akan kamu bangun benar-benar sesuai dengan ekspektasi dan impianmu.

Photo by Scott Graham on Unsplash
Photo by Scott Graham on Unsplash

Tidak kalah penting dengan gambar perencanaan bangunan, Rencana Anggaran Biaya (RAB) perlu dihitung secara teliti dan akurat. Mengapa? Karena dengan RAB-lah kamu akan mengetahui berapa besaran biaya yang diperlukan untuk membangun rumah secara efisien dan efektif agar selaras dengan gambar kerja. Umumnya, dalam RAB telah dicantumkan berapa kisaran biaya material yang dibutuhkan, volume material, upah tukang, sampai biaya kerjaan tambah seperti pemasangan kanopi dll.

Dalam bidang konstruksi sendiri, Rencana Anggaran Biaya adalah estimasi dari total biaya konstruksi yang diperkirakan sebagai nilai dari suatu pekerjaan atau projek. Tidak hanya kamu, berbagai pihak berkepentingan pun dapat melihat hasil perhitungan RAB ini. Seperti dikemukakan di atas, untuk pemilik bangunan, RAB berfungsi untuk menentukan berapa modal pembangunan mencakup semua aspek.

Untuk konsultan, Rencana Anggaran Biaya berfungsi untuk melengkapi dokumen penawaran yang diajukan kepada klien. Dengan begitu klien dapat menilai apakah harga yang diestimasikan memiliki kelayakan atau tidak terhadap pekerjaan bangunan. Sementara itu, RAB juga penting bagi Kontraktor kare berfungsi sebagai alat pengendali proyek rumah Anda, diantaranya pengendalian biaya bangun.

Lebih lengkapnya berikut ini beberapa manfaat dari menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebelum membangun rumah maupun bangunan lainnya :

 

  1. Biaya pembangunan terkendali

Ketika membangun rumah, maka biaya yang akan dikeluarkan pun lumayan besar. Apabila sebelumnya kamu tidak membuat perencanaan biaya, maka besar pula risiko overbudget yang akan menghantui dompetmu. Dengan RAB, kamu bisa tahu berapa jumlah biaya yang diperlukan untuk material, upah tukang, dan lain sebagainya sehingga kamu sudah menyiapkan dana jauh-jauh hari. Jika rumahmu dikerjakan oleh kontraktor, maka dengan RAB ini kamu bisa menggelontorkan dana berdasarkan termin pembayaran yang telah disepakati sebelumnya.

  1. Biaya material dapat diketahui secara detail

Dengan RAB, kamu dapat mengetahui jenis material yang digunakan, jumlah volume yang dibutuhkan, dan berapa biaya yang diperlukan hanya untuk memenuhi pembelian material. Hal ini akan menghindarkan kamu dari kekurangan pembelian bahan atau sebaliknya, berlebihan yang mana akan membuat material menumpuk dan tidak terpakai pada akhirnya.

  1. Biaya upah tukang bisa dihitung secara akurat

Salah satu bagian penting dari membangun rumah ialah menghitung biaya upah tukang selama masa kerja. Rencana Anggaran Biaya membantumu mengetahui berapa kisaran dana yang perlu kamu keluarkan untuk membayar tukang.

  1. Alat bantu negosiasi

Lain halnya jika kamu menggunakan jasa kontraktor untuk membangun rumah. Biasanya mereka akan menghitungkan Rencana Anggaran Biaya dan menyerahkannya bersama penawaran. Nah, RAB disini akan membantu negosiasi antara kamu dan pihak kontraktor hingga terjalin kesepakatanyang sama-sama menguntungkan.

  1. Mengetahui Progress Pekerjaan

Apabila pembangunan rumahmu dikerjakan pihak kedua atau kontraktor, maka otomatis biaya yang kamu cairkan dilakukan per-termin kesepakatan. Sebelum pencairan termin tersebut, kamu bisa mengupdate progress pekerjaan rumahmu sudah di tahap mana. Dengan begitu kamu bisa mengontrol dan mengetahui pekerjaan mana saja yang belum selesai dan mana yang harus didahulukan. Ingat, lakukan komunikasi yang baik dengan kontraktormu ya

Itulah bberapa alasan pentingnya menyusun RAB untuk pembangunan rumah maupun gedung. Selamat mencoba.